Ekonomi dan Bisnis

Akses Permodalan Jadi Kendala Pengembangan Ekonomi Kreatif

Jakarta–Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menilai, akses permodalan yang minim masih menjadi kendala pengembangan ekonomi kreatif. Perbankan dianggap menjadi peran penting untuk mendorong sektor tersebut dari segi pembiayaan.

(Baca juga: Multifinance Siap Biayai Ekonomi Kreatif)

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo di Jakarta, Selasa, 15 November 2016. Menurutnya, permasalahan permodalan masih jadi kendala pengembangan ekonomi kreatif karena mayoritas subsektor industri kreatif bersifat intangible atau tak terlihat.

“Ada 13 subsektor yang lain berbasis ide sehingga sulit bagi perbankan atau lembaga keuangan menentukan nilai dan menghitung jaminannya. Katakanlah subsektor aplikasi dan game,” ujarnya. (Selanjutnya: Jangkauan bank)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

2 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

3 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

3 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

3 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

6 hours ago