Teknologi

Akselerasi Pengembangan Aplikasi Digital, MLPT Dorong Perusahaan Adopsi Platform Ini

Jakarta – PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menghadirkan VisionDG untuk membantu perusahaan mempermudah sekaligus mempercepat pengembangan aplikasi digital.

Platform digital ini berbasis kontainer dan microservices. Multipolar Technology melihat banyak perusahaan atau organisasi menghadapi kendala keterbatasan sumber daya dan waktu dalam mengembangkan aplikasi baru.

“VisionDGhadir sebagai platform digital siap pakai yang dibangun di atas Red Hat OpenShift Cointainer Platform, untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Jip Ivan Sutanto, Director Enterprise Application Services Business Multipolar Technology, dikutip Selasa, 8 Juli 2025.

Baca juga: Ipsos Rilis Studi Soal Performa dan Keamanan Bank Digital di Indonesia, Ini Hasilnya!

Ia merinci, melalui pendekatan low-code/no-code, VisionDG membuat pengembangan aplikasi menjadi lebih cepat dan efisien. Adanya fitur seperti Workflow Automation & Orchestration, juga memastikan layanan berjalan optimal dengan alur kerja terotomatisasi. 

Platform ini diklaim mendukung otomatisasi proses, efisiensi penggunaan sumber daya, percepatan waktu untuk hadir ke pasar (time-to-market), serta skalabilitas sesuai kebutuhan bisnis (scalable). 

Dengan fitur Monitoring Real-Time, platform ini bisa memantau kinerja aplikasi secara langsung dan akurat. VisionDG juga API-ready, jadi mudah diintegrasikan dengan berbagai sistem internal dan eksternal.

VisionDG juga bisa berjalan optimal di atas infrastruktur IBM Power, sehingga semakin relevan karena telah mendukung Red Hat OpenShift. Dibekali arsitektur prosesor POWER (Performance Optimization With Enhanced RISC), IBM Power dirancang untuk menangani beban kerja berat dan kompleks, termasuk aplikasi berbasis kontainer.

Baca juga: Transformasi Digitalisasi Dorong Keberlanjutan Pelaku UMKM

“Dengan dukungan fitur IBM PowerVM dan arsitektur cloud-native, perangkat ini mampu menjalankan banyak kontainer secara paralel secara efisien,” tambah Lindra Heryadi, Department Head Presales Multipolar Technology.  

Integrasi VisionDG dan IBM Power disebut akan menghasilkan layanan aplikasi perusahaan yang cepat, stabil, aman, dan minim gangguan (zero downtime).

MLPT menyarankan perusahaan-perusahaan di berbagai sektor, seperti perbankan, keuangan, asuransi, ritel, telekomunikasi, pertambangan, otomotif, dan lainnya mengadopsi solusi VisionDG. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

4 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

8 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

8 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

8 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

8 hours ago

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago