Akan Hadapi Perfect Storm, Menko Luhut Minta RI Tetap Waspada

Akan Hadapi Perfect Storm, Menko Luhut Minta RI Tetap Waspada

Akan Hadapi Perfect Storm, Menko Luhut Minta RI Tetap Waspada
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Perekonomian dunia dinilai akan mengalami kondisi badai sempurna atau perfect strom yang disebabkan oleh ketidakpastian yang tinggi mulai dari inflasi dan perang geopolitik antara Rusia dan Ukraina.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Indonesia perlu mewaspadai dan mampu menghadapi kondisi perfect strom. Sehingga berbagai pihak perlu berhati-hati dengan ketidakpastian yang terjadi dan harus menyiapkan skenario terburuk.

Today it’s a perfect storm! jadi tolong kita semua hati-hati ketidakpastian perekonomian dunia menurut saya sangat tinggi, kemudian karena situasi ketidakpastian ini Indonesia harus menyiapkan skenario terburuk,” ujar Luhut dalam acara Investor Daily Summit 2022, Rabu, 12 Oktober 2022.

Lebih lanjut, pemerintah juga telah menyiapkan skenario untuk memitigasi risiko imbas ketidakpastian global melalui stress test di berbagai bidang.

“Stress test itu ya kita cek kalau ada skenario begini, skenario begini, apa yang terjadi, gimana ekonomi kita masih bisa gak?. Anything could happen. Kalau sampai ada limited dan nuclear war itu juga sudah sangat berbahaya karena kalau orang sudah terdesak, bukan tidak mungkin dia melakukan apa saja. Jadi kita semua sekarang menghitung skenario-skenario terburuk yang mungkin terjadi,” ucapnya.

Kendati demikian, Luhut mengungkapkan Indonesia patut bersyukur karena perekonomian Indonesia sangatlah baik. Perekonomian Indonesia tumbuh impresif sebesar 5,44% yoy pada Triwulan-II tahun 2022. Bahkan PDB harga konstan jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi yakni sebesar Rp2.924 triliun.

“Kemarin Menkeu sudah menyampaikan sudah ada 28 negara yang ngantri masuk IMF kita jauh dari itu, kita mungkin salah satu negara yang terbaik pada hari ini, tapi sekali lagi kita tidak boleh jumawa karena apa saja dalam 6 bulan ke depan ini bisa terjadi,” pungkasnya. (*) Irawati

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]