Jakarta–PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) berperan aktif dalam program inklusi keuangan yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu diwujudkan perusahaan dengan semakin meningkatnya agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor) yang di miliki BSIM.
Hingga November 2016, jumlah agen Laku Pandai telah mencapai 1.309 orang. Padahal pada akhir September 2016, BSIM hanya memiliki agen Laku Pandai sejumlah 829 orang di 45 kota yang tersebar di Indonesia.
“Inklusi keuangan yang kami lakukan menjangkau pula para petani perkebunan di daerah-daerah terpencil di Kalimantan dan Sumatera. Para petani yang terbiasa menerima pembayaran gaji secara tunai, kini memiliki akses pada sistem keuangan,” kata Direktur Utama BSIM, Freenyan Liwang, di Jakarta, Jumat, 18 November 2016. (Selanjutnya: Siapkan rekening khusus petani)
Hingga akhir triwulan III-2016, BSIM sudah membuka rekening payroll bagi sekitar 8.000 petani. Dan perusahaan telah bersiap membuka rekening bagi 30.000 petani lagi.
Menurut Freenyan Liwang, pengetahuan mengenai sistem keuangan memang harus diberikan sejak dini. Oleh karena itu, BSIM menjangkau pula para pelajar berusia 3-7 tahun melalui Simpanan Pelajar (SIMPEL).
“Per September itu sudah mencapai 7,225 rekening. Sedangkan sampai November ini, tercatat 1.000 rekening SIMPEL siap untuk dibuka di berbagai daerah yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (*) Dwitya Putra
(Baca juga: Bank Sinarmas Genjot KUR di 2017)
Editor: Paulus Yoga




