Poin Penting
- ADPLK dan OJK mendorong perluasan literasi dan inklusi dana pensiun syariah ke sektor informal.
- Program pensiun syariah mulai disosialisasikan kepada penggiat masjid dan pelaku sektor informal.
- DPLK Syariah Muamalat ikut memperkuat ekosistem dana pensiun berbasis syariah.
Jakarta – Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat mendorong peningkatan literasi dan inklusi dana pensiun syariah di Indonesia, termasuk bagi pekerja sektor informal.
Langkah tersebut dilakukan bersama Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) melalui penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.
Ketua Umum ADPLK, Tondy Suradiredja mengatakan industri dana pensiun perlu memperluas edukasi dan akses kepesertaan tidak hanya kepada pekerja sektor formal.
Menurutnya, ADPLK dengan dukungan OJK telah mendorong perluasan dana pensiun syariah ke sektor informal.
Salah satu langkahnya adalah kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk menyelenggarakan Program Pensiun Berdasarkan Prinsip Syariah bagi penggiat masjid.
Baca juga: Tumbuh 21 Persen, Bank Muamalat Salurkan Pembiayaan SME Rp3,2 Triliun di Juni 2026
Nota kesepahaman antara ADPLK dan DMI telah dilakukan pada awal 2026. Program tersebut kemudian dilanjutkan melalui sosialisasi kepada pengurus DMI, pengurus masjid se-Jabodetabek, serta pelaku sektor informal lainnya.
“Tidak hanya menggandeng sektor formal, ADPLK yang didukung oleh OJK juga mendorong literasi dan inklusi dana pensiun syariah ke sektor informal,” kata Tondy, dinukil laman Bank Muamalat, Selasa, 15 September 2026.
Dorong Perencanaan Keuangan hingga Hari Tua
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono mengatakan pengembangan keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan transaksi keuangan, tetapi juga perencanaan kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.
Menurut Imam, prinsip kemaslahatan yang tecermin dalam maqashid syariah menjadi salah satu landasan pengembangan ekosistem keuangan syariah.
Baca juga: Bank Muamalat dan RS PMI Bogor Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah dan Layanan Sosial
“Bank Muamalat lahir dari gerakan umat, bukan hanya hadir saat nasabah bertransaksi, tetapi relevan ketika mereka bertumbuh, bekerja, berkeluarga, menyiapkan hari tua, dan meninggalkan legacy,” ujar Imam.
Ia bilang, Bank Muamalat telah membangun ekosistem melalui sejumlah lembaga, termasuk DPLK Syariah Muamalat, Baitulmaal Muamalat sebagai lembaga amil zakat nasional, serta Muamalat Institute yang bergerak di bidang pendidikan ekonomi syariah. (*)
Editor: Yulian Saputra


