“Pengurangan subsidi itu memang diperlukan karena anggaran yang lebih sehat kemudian anggaran subsidi bisa digunakan untuk pengeluaran yang lebih produktif dan subsidinya untuk subsidi tepat sasaran dan itu dampaknya lebih baik,” ucap Mirza.
Untuk mengendalikan inflasi yang bersumber dari komponen administered prices di tahun ini, lanjut dia, maka komponen volatile food harus dapat dikendalikan. Sehingga, inflasi secara keseluruhan di tahun ini dapat berada sesuai dengan target pemerintah dan BI yakni 4 persen plus minus 1 persen.
Baca juga: DBS Research Prediksi Inflasi Sentuh 4,5%
“Kita bicara tentang harga telur ayam, harga cabai, harga bawang, harga daging, harga beras dan berbagai macam volatile food yang lain. Di situ kita bicara tentang produksi makanan, distribusi bahan pangan, ongkos transportasi,” tegas Agus.
Oleh sebab itu, kata dia, dibutuhkan koordinasi bersama antara BI, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menjaga harga-harga pangan yang bisa membuat gejolak pada komponen inflasi volatile food. “Karena kan produksi pangan didaerah, distribusi pangan ada di daerah,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More