“Pengurangan subsidi itu memang diperlukan karena anggaran yang lebih sehat kemudian anggaran subsidi bisa digunakan untuk pengeluaran yang lebih produktif dan subsidinya untuk subsidi tepat sasaran dan itu dampaknya lebih baik,” ucap Mirza.
Untuk mengendalikan inflasi yang bersumber dari komponen administered prices di tahun ini, lanjut dia, maka komponen volatile food harus dapat dikendalikan. Sehingga, inflasi secara keseluruhan di tahun ini dapat berada sesuai dengan target pemerintah dan BI yakni 4 persen plus minus 1 persen.
Baca juga: DBS Research Prediksi Inflasi Sentuh 4,5%
“Kita bicara tentang harga telur ayam, harga cabai, harga bawang, harga daging, harga beras dan berbagai macam volatile food yang lain. Di situ kita bicara tentang produksi makanan, distribusi bahan pangan, ongkos transportasi,” tegas Agus.
Oleh sebab itu, kata dia, dibutuhkan koordinasi bersama antara BI, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menjaga harga-harga pangan yang bisa membuat gejolak pada komponen inflasi volatile food. “Karena kan produksi pangan didaerah, distribusi pangan ada di daerah,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting Pengguna MADINA naik 13% menjadi lebih dari 13.700, dengan frekuensi transaksi mencapai 2… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting PKSS menargetkan pertumbuhan dengan memperluas pasar di luar BRI Group, membidik total 360… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More