Magelang – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) baru saja meluncurkan aplikasi digital adiraku 2.0. Pengguna adiraku 2.0 ditargetkan bisa tumbuh dua kali lipat di tahun 2022.
Manuel D Irwanputera, Head of Digital Center of Excellence Adira Finance mengatakan, saat ini adiraku 2.0 sudah diunduh (download) 1 juta kali. Dari jumlah tersebut, sekitar 800 ribu di antaranya menjadi registered user.
“Targetnya tumbuh double di tahun 2022. 800 ribu itu setara sekitar 1/3 nasabah Adira Finance,” ujar Manuel dalam acara Peluncuran adiraku 2.0 yang digelar di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat, 12 November 2021.
Direktur SDM dan Marketing Adira Finance Swandajani Gunadi menambahkan, dengan banyaknya fitur baru yang disematkan di adiraku 2.0, potensinya akan sangat besar ke depan. Apalagi mengingat banyak juga downloader yang sebelumnya bukan merupakan customer Adira Finance.
“Banyak pendownload yang bukan pelanggan kami. Sekitar 54% dari customer kami sudah menggunakan adiraku,” kata Swandani.
Sementara Direktur Utama Adira Finance Hafid Hadeli mengatakan, dari sisi pembiayaan pihaknya tidak menetapkan target spesifik untuk platform digital tersebut.
“Ini menjadi bagian kita meningkatkan pertumbuhan di Adira Finance,” pungkas Hafid. (*) Ari Astriawan
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More