Ilustrasi: Papan proyek ADHI. (Foto: istimewa)
Jakarta–PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membidik kontrak baru baru sebesar Rp44 triliun di tahun 2017. Jumlah tersebut terdiri dari proyek LRT sebesar Rp23 triliun, dan proyek non-LRT sebesar Rp21 triliun.
Menurut Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto, total kontrak untuk di tahun depan tersebut akan banyak didapatkan dari proyek di luar Jawa.
“Ada juga pelabuhan yang cukup besar di Kalimantan Barat (Kalbar) sebesar Rp7 triliun, di Banjarmasi juga ada bandara akan dikembangkan, kemudian ada di Sorong akan dibangun pelabuhan cukup besar. Itu proyek yang akan diikuti,” kata Budi, ditemui dalam acara Public Expose Adhi Karya di Hotel GranDhika Iskandarsyah, Jakarta, Kamis, 24 November 2016.
Page: 1 2
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More