Bukan hanya itu saja, ada juga kontrak di Bangka Belitung yang nilainya mencapai Rp400 miliar. Perseroan juga akan mendapatkan nilai kontrak dari daerah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan di tahun depan. “Kita akan bangun bendungan di Sulsel antara kuartal III atau IV di tahun depan,” tutur Budi.
Perseroan sendiri memiliki keyakinan penuh untuk mendapat kontrak yang ditargetkan pada tahun depan. Karena, proyek infrastruktur dinilai masih sangat baik, sehingga perlu digenjot terus menerus.
Sekedar informasi, Adhi Karya mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp11,4 triliun per Oktober 2016, atau setara dengan 63% dari target kontrak baru di 2016. (Baca juga: Ini Enam Sasaran Pembangunan Infrastruktur)
Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru tersebut masih didominasi oleh lini bisnis konstruksi sebesar 86,6%, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More
Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More