Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan tipis dalam sepekan terakhir sebesar 0,48 persen, sehingga berada di level 7.195,56 pada akhir perdagangan pekan lalu, Jumat, 22 November 2024.
Berdasarkan hal itu, Community Lead PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Angga Septianus, menyoroti pekan perdagangan yang hanya berlangsung empat hari dikarenakan adanya libur Pilkada pada 27 November mendatang dan akan dipengaruhi oleh dua sentimen.
Angga mengimbau para trader ataupun investor untuk mencermati dua sentimen tersebut, yakni inflasi PCE secara tahunan (YoY) dan pergerakan investor asing.
Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka pada Zona Hijau ke Level 7.240
Terkait sentimen inflasi PCE YoY, jelas Angga, inflasi PCE Amerika Serikat (AS) yang menjadi pertimbangan angka inflasi the Fed untuk mengambil keputusan, suku bunga diprediksi cenderung flat di level 2,7 persen dan tidak mengalami perubahan dibanding bulan sebelumnya.
“Target inflasi AS masih di 2 persen dan The Fed diprediksi harus tetap mempertahankan suku bunganya pada bulan Desember 2024 nanti untuk mengendalikan inflasi. Probabilitas pelaku pasar terhadap suku bunga kurang lebih 50 persen untuk suku bunga flat dan 50 persen suku bunga diprediksi turun 25 bps,” ucap Angga dalam risetnya di Jakarta, Senin, 25 November 2024.
Adapun terkait dengan sentimen pergerakan investor asing, selama seminggu terakhir investor asing tercatat melakukan penjualan Rp3,6 triliun, disinyalir karena pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS yang kembali mendekati level Rp16.000.
“Perkembangan pergerakan investor asing menarik untuk dilihat karena mendekati akhir bulan November yaitu 25 November akan ada rebalancing MSCI dan Desember merupakan bulan yang secara probabilitas tinggi untuk mengalami inflow dan bullish,” imbuhnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More