News Update

Ada 6% Masyarakat yang Setuju Untuk Dikenakan Pajak Sembako

Jakarta – Beberapa waktu lalu, draft rencana pemerintah untuk menarik Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada sembako bocor ke publik. Setelah dilakukan penelitian, ada sebanyak 6% masyarakat yang mendukung rencana ini di media sosial.

Big Data Expert Continuum Data Indonesia Omar Abdillah mengungkapkan, mayoritas masyarakat dari seluruh penjuru Indonesia menolak rencana PPN Sembako. Sebanyak 87% masyarakat Indonesia tidak setuju terkait dengan rencana ini.

“87% masyarakat di Internet menolak atau memberikan sentimen negatif. 7 kali lebih banyak dari sentimen positifnya,” ujar Omar dalam sebuah diskusi virtual, di Jakarta, Senin, 28 Juni 2021.

Omar menyebut, sebanyak 70% masyarakat kecewa dan menolak karena kebijakan ini dianggap tidak memihak rakyat. Lalu, warganet juga membandingkan rencana PPN Sembako dengan kebijakan PPBNM yang gratis dan kurangnya transparansi penggunaan pajak.

Sebagai informasi, penelitian yang dilakukan menyasar kicauan pengguna media sosial Twitter dan menganalisa 86 ribu perbincangan dari 63 ribu akun yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia. Observasi penelitian dilakukan selama 10 hari dan menghasilkan jumlah sampel yang cukup besar. (*)

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

8 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

8 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

8 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

8 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

9 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

10 hours ago