Poin Penting
- Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, berbasis analisis 20 miliar perjalanan dan pesanan
- Fitur dibagi dalam tiga kategori: kehidupan sehari-hari (5), travel (4), dan bisnis (4), mencakup layanan seperti asisten AI, pengalaman perjalanan personal, hingga otomatisasi operasional mitra
- Implementasi dilakukan bertahap di Asia Tenggara, termasuk Indonesia; sebagian fitur sudah tersedia, sementara lainnya masih uji coba dan ditargetkan rilis penuh hingga akhir 2026.
Jakarta – Perusahaan SuperApp asal Singapura Grab resmi meluncurkan 13 layanan berbasis artificial intelligence (AI) di acara “GrabX”. Peluncuran ini merupakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna dalam memakai aplikasi.
Ke-13 fitur yang diluncurkan di acara ini berfungsi sebagai panduan keseharian untuk melakukan perjalanan yang aman dan nyaman, serta kenyamanan bisnis. Fitur-fitur ini dirancang berdasarkan hasil riset dari 20 miliar perjalanan dan pesanan dari Grab.
Anthony Tan, CEO Grab menyebut, bahwa peluncuran fitur berbasis AI ini berdasarkan keinginan perusahaan untuk menciptakan ekosistem perusahaan yang inklusif untuk semua kalangan pengguna dan mitra.
“Di Grab, bahwa setiap orang, terlepas dari keterampilan teknis mereka, harus memiliki pilihan untuk ikut serta dalam ‘gelombang AI’ ini dan tidak tersapu olehnya. Dan kami ingin membantu sebanyak mungkin orang,” ujarnya pada Rabu, 8 April 2026.
Baca juga: Grab Borong Saham Superbank Rp285,5 Miliar, Kepemilikan Jadi 15,04 Persen
“Inilah jalan yang kami pilih, dan inilah cara kami melakukannya. Selama bertahun-tahun, kami telah membangun lapisan AI. Dan AI ini berada di bawah setiap fitur dan inovasi dalam aplikasi kami,” lanjut Anthony.
Setali dua uang, Philip Kendal, Chief Product Officer Grab, percaya kalau AI harus tersedia bagi orang-orang yang paling membutuhkannya. Ia mengaku senang dengan pengambangan produk ini, yang bermanfaat untuk pengguna serta mitra.
“Saya senang bahwa produk yang kami luncurkan hari ini di GrabX seperti memiliki pendamping cerdas di sisi Anda. Kami ingin aplikasi Grab menjadi panduan sehari-hari yang menangani tugas-tugas manual, sehingga Anda dapat fokus pada hari Anda,” kata Philip.
13 Fitur Baru Grab
Jika dirincikan, Grab meluncurkan 5 fitur untuk kehidupan sehari-hari, 4 fitur untuk travel, dan 4 fitur untuk pengembangan bisnis. Berikut rincian fiturnya:
- Group Ride
- Grab More
- Grab AI Assistant
- GrabMaps for Consumer
- Cash Loan
- Personalised Travel Experience
- GrabStays
- Discover by Grab
- GrabPay for Travel
- Virtual Store Manager
- Cloud Printer
- Tap to Pay
- Driver AI Assistant
Saat ini, beberapa fitur sudah diujicobakan secara terbatas untuk beberapa pengguna Grab di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sebanyak 7 dari 13 produk ini sudah tersedia di Grab.
Fitur Grab AI Assistant, Tap to Pay, diproyeksi akan hadir di Indonesia pada akhir 2026. Sementara, fitur Cash Loan, GrabStays, Virtual Store Manager, dan GrabPay for Travel, masih diujicobakan di negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.
Bagi konsumen, Group Ride memudahkan hingga empat orang untuk berbagi kendaraan dengan mengoordinasikan penjemputan dan pembayaran terpisah. GrabMaps for Consumers membuat perjalanan harian lebih nyaman dengan membantu pengguna menemukan fasilitas terdekat.
Baca juga: Grab Rilis 25 Hits of 2025: Jayapura Puncaki Pertumbuhan Pengguna
Sementara, fitur seperti Personalised Travel Experience dan Discover mengurangi kerumitan perjalanan, membantu konsumen melewati bandara dengan mudah dengan pengingat tentang pembaruan penerbangan atau persyaratan kartu kedatangan, dan menampilkan ulasan dan rekomendasi makanan lokal.
Sementara untuk mitra pedagang serta pengemudi Grab, terdapat fitur baru untuk Pemberdayaan Bisnis. Mitra pedagang dapat menggunakan alat seperti Virtual Store Manager dan Cloud Printer yang menggunakan perangkat keras untuk mengotomatiskan alur kerja manual toko mereka menggunakan visi komputer bertenaga AI.
Mitra pengemudi dapat menggunakan chatbot, Driver AI Assistant, sebagai pendamping cerdas untuk mendapatkan saran secara real-time yang membantu mereka mengemudi lebih efisien dan meningkatkan pendapatan harian mereka (*) Mohammad Adrianto Sukarso










