Jumlah Investor Pasar Modal Maret 2026 Tumbuh 21,51 Persen jadi 24,74 Juta

Jumlah Investor Pasar Modal Maret 2026 Tumbuh 21,51 Persen jadi 24,74 Juta

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami peningkatatan signifikan. Per Maret 2026, jumlahnya naik 21,51 persen year-to-date (ytd) menjadi 24,74 juta.

“Jumlah investor di pasar modal dalam negeri terus mencatat peningkatan signifikan, kembali bertambah sebanyak 1,78 juta investor baru di bulan Maret 2026,” ucap Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, dalam Konferensi Pers RDKB OJK di Jakarta, 6 April 2026.

Baca juga: OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Meski demikian, lanjut Hasan, pasar saham domestik masih menunjukkan pergerakan yang dinamis per Maret 2026. Ini sejalan dengan bursa global dan regional lainnya sebagai dampak konflik geopolitik di Timur Tengah.

“IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) pada akhir Maret tercatat ditutup di level 7.048,22 atau terkoreksi sebesar 14,42 persen month-to-month (mom). Namun, di tengah dinamika tersebut, resiliensi dan juga likuiditas di pasar modal domestik secara keseluruhan tetap dapat dijaga dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, dari sisi investor asing tercatat masih membukukan net sell di pasar saham senilai Rp23,34 triliun rupiah secara bulanan atau mom.

Baca juga: OJK Dorong Lembaga Jasa Keuangan Lakukan Asesmen Dampak Konflik AS-Iran

Menurut Hasan, lonjakan jual oleh investor asing tersebut disebabkan karena adanya transaksi di pasar negosiasi pada sejumlah saham di bursa efek.

Sementara, terkait dampak dari dinamika global, OJK tentu terus memantau pergerakan pasar serta berkoordinasi dengan SRO dan seluruh pelaku usaha dalam upaya untuk mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan. (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62