Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2026). Rupiah dibuka pada level Rp16.987 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,02 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.983 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS, dipicu oleh perkembangan terakhir pidato Presiden AS Donald Trump yang mengatakan akan menyerang Iran dengan sangat keras dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
“Perkembangan terakhir, pidato Trump yang tidak sesuai harapan, Trump mengatakan AS akan “menyerang” Iran “dengan sangat keras” dalam dua atau tiga minggu ke depan,” kata Lukman, Kamis 2 April 2026.
Baca juga: Kesehatan Dompet Pascalebaran: Perang, Defisit, dan Rupiah yang Terseok-seok
Sebelumnya, pasar merespons positif harapan berakhirnya konflik, setelah Trump sempat menyebutkan bahwa perang akan berakhir dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Namun, perubahan narasi ini kembali meningkatkan potensi sentiment risk-off di pasar global.
Baca juga: Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang
Dengan kondisi tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran level Rp16.900 hingga Rp17.00 per dolar AS hari ini.
“Rupiah akan berada di range Rp16.900 hingga Rp17.00 per dolar AS hari ini,” ujar Lukman. (*)
Editor: Galih Pratama










