Poin Penting
- PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) mencatat laba bersih Rp16,40 miliar pada 2025, tumbuh 18,83 persen secara tahunan
- Pendapatan usaha bersih turun 3,49 persen menjadi Rp101,67 miliar, dipicu kenaikan beban keuangan kontrak asuransi sebesar 14,19 persen
- Kinerja investasi melonjak signifikan, dengan pendapatan investasi Rp11,24 miliar dan solvabilitas tetap kuat di level 176,08 persen (di atas ketentuan OJK 120 persen).
Jakarta – PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan meraih laba bersih Rp16,40 miliar. Angka ini tumbuh 18,83 persen dari tahun lalu yang sebesar Rp13,80 miliar.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip 30 Maret 2026, walaupun laba bersih tercatat meningkat, pendapatan usaha bersih perseroan mengalami penurunan 3,49 persen menjadi Rp101,67 miliar di tahun 2025 dari 2024 yang tercatat senilai Rp105,35 miliar.
Penurunan pendapatan usaha bersih itu dipicu oleh meningkatnya beban keuangan dari kontrak asuransi menjadi Rp10,09 miliar dari tahun 2024 sebesar Rp8,84 miliar atau naik sekitar 14,19 persen.
Baca juga: Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar
Sementara itu, Asuransi Bintang berhasil meraih pendapatan investasi termasuk Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) senilai Rp11,24 miliar di sepanjang 2025. Angka ini melonjak dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,58 miliar.
Di sisi lain, perseroan juga mencatat keuntungan investasi yang direalisasikan dan belum direalisasikan tahun lalu senilai Rp23,35 miliar. Sebagai perbandingan, keuntungan investasi perseroan sebesar Rp21,07 miliar.
Baca juga: Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN
Selanjutnya, rasio tingkat solvabilitas perseroan masih terjaga sebesar 176,08 persen di 2025 dari rasio minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 120 persen.
Sementara, harga saham ASBI menjelang penutupan perdagangan sesi I hari ini (30/3) berada di posisi Rp400 atau turun 0,99 persen dari Rp404, meski sempat mengalami kenaikan 2,48 persen pada level Rp414. (*)
Editor: Galih Pratama










