Poin Penting
- Pelantikan pejabat baru OJK disambut positif oleh regulator dan pelaku industri keuangan.
- BI berharap koordinasi KSSK kembali optimal dengan formasi OJK yang lengkap.
- Bankir optimistis kebijakan baru OJK akan memperkuat industri di tengah tantangan global.
Jakarta – Pelantikan pejabat baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disambut positif oleh regulator dan pelaku industri perbankan. Mereka berharap formasi lengkap ini mampu mendorong kebijakan yang mendukung sektor jasa keuangan.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyatakan, dengan lengkapnya Anggota Dewan Komisioner OJK, koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) diharapkan kembali berjalan normal.
“Ya bagus lah, kan akhirnya bisa full semua. Harapannya terus koordinasi empat lembaga dalam KSSK bisa berjalan normal lagi. Jadi positif lah kita melihatnya, apalagi mereka kan sudah langsung full, isi semua kan,” ujar Destry saat ditemui di Mahkamah Agung, Rabu 25 Maret 2026.
Baca juga: Sah! Friderica Widyasari Dewi Resmi Jadi Ketua OJK Periode 2026-2031
Sementara, Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso menyatakan, kehadiran pejabat baru OJK dapat melahirkan kebijakan yang mampu merespons dinamika industri yang semakin kompleks.
“Jadi memang dinamika akan makin ketat tapi kami percaya mereka adalah orang-orang pilihan yang bisa memberikan kebijakan-kebijakan yang lebih baik lagi buat Indonesia. Kami Yakini bahwa ini akan baik buat Indonesia,” ucap Santoso.
Ia juga menegaskan dukungan terhadap OJK sebagai regulator, sekaligus siap memberikan masukan agar industri jasa keuangan tetap resilien di tengah ketidakpastian global.
“Jadi kita dukung saja sambil kita nanti akan melihat memberikan masukan apa yang harus dilakukan untuk menjadikan Indonesia bisa tetap kuat di tengah-tengah global yang ini ya. Kestabilannya (juga) terkendali,” imbuhnya.
Optimisme di Tengah Tantangan Global
Santoso menilai sektor perbankan perlu tetap optimistis di tengah dinamika global yang menantang. Hal ini didukung oleh fundamental perbankan yang dinilai masih cukup kuat.
“Ya terutama dinamika global kan lagi luar biasa ya. Jadi kita harapkan bisa mendukung terutama masyarakat yang dalam posisi sekarang mungkin selesai dengan lebaran, tantangannya adalah setelah lebaran bagaimana mereka bisa melanjutkan aktivitas menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Baca juga: Juda Agung dan Thomas Djiwandono Dilantik jadi Ex-officio OJK
Dukungan dari BEI
Selain mereka, Pjs. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, juga turut menyampaikan dukungan terhadap jajaran baru OJK dan menaruh harapan besar bagi keberlanjutan industri jasa keuangan.
“Bagus, bagus. Itu harapan kita sangat besar,” kata Jeffrey. (*)
Editor: Yulian Saputra










