Poin Penting
- Pada pembukaan 25 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, IHSG turun 0,63 persen ke level 7.062,16 dari sebelumnya 7.106,83
- Sebanyak 2,94 miliar saham ditransaksikan senilai Rp1,84 triliun, dengan mayoritas saham melemah (325 turun, 169 naik, 203 stagnan).
- Tekanan datang dari pelemahan Wall Street dan ketidakpastian global, meski ditopang net buy asing dan harga komoditas; CGS merekomendasikan saham MEDC, UNVR, AADI, ISAT, ENRG, dan INKP.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (25/3) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke posisi 7.062,16 dari level 7.106,83 atau turun 0,63 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 2,94 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 113 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,84 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 325 saham terkoreksi, sebanyak 169 saham menguat dan sebanyak 203 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpotensi Rebound usai Libur Panjang Lebaran 2026
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan pelemahannya.
“IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah pada kisaran support 6.920-7.000 dan resistance 7.225-7.328,” kata analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 25 Maret 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan melemahnya mayoritas indeks utama di Bursa Wall Street serta masih tingginya ketidakpastian global seiring masih berlangsungnya konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi menjadi sentimen negatif untuk pasar.
Sementara itu, aksi net buy asing dan menguatnya mayoritas harga-harga komoditas diperkirakan dapat menjadi sentimen positif.
Baca juga: Gerak Saham Bank Jumbo usai Investor Asing Lakukan Net Sell
Rekomendasi Saham Hari Ini
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).
Ada juga saham PT Indosat Tbk (ISAT), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP). (*)
Editor: Galih Pratama










