Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting

  • Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk mengantisipasi lonjakan transaksi selama Lebaran.
  • Fitur lengkap seperti transfer, QRIS, top-up e-money, hingga Livin’ Call disiapkan untuk mendukung kebutuhan nasabah saat mudik.
  • Hingga Februari 2026, pengguna Livin’ mencapai 38,5 juta dengan nilai transaksi Rp802 triliun, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat.

Jakarta – Komitmen Melayani Sepenuh Hati kembali ditegaskan Bank Mandiri menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan memastikan kesiapan penuh layanan transaksi nasabah melalui super app Livin’ by Mandiri.

Berbagai langkah penguatan dilakukan, mulai dari stabilitas sistem, penguatan kapasitas infrastruktur, hingga pemantauan transaksi secara real-time, guna mengantisipasi peningkatan volume aktivitas dan menjaga kualitas layanan tetap optimal.

Momentum Lebaran yang identik dengan semangat berbagi juga diiringi peningkatan aktivitas keuangan masyarakat, mulai dari pengiriman uang, pembayaran berbagai kebutuhan, hingga transaksi di berbagai merchant.

Untuk itu, Bank Mandiri memastikan kesiapan infrastruktur digital yang aman, cepat, dan efisien guna menjaga kelancaran transaksi masyarakat selama momen tersebut.

Livin’ by Mandiri juga terus memperkuat kualitas layanan dengan memastikan aplikasi beroperasi tanpa henti selama 24 jam, memberikan kemudahan akses perbankan digital bagi seluruh nasabah kapan pun dibutuhkan.

Baca juga: Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Senior Executive Vice President (SEVP) Information Technology Bank Mandiri Susilo Hardiyantono mengatakan, kesiapan infrastruktur digital menjadi fokus utama perseroan dalam menyambut peningkatan aktivitas transaksi menjelang Lebaran.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam menjaga kualitas layanan digital yang unggul dan berkelanjutan.

“Kami telah menyiapkan kapasitas sistem secara komprehensif untuk mengantisipasi kebutuhan transaksi selama periode Idul Fitri. Berbagai penguatan yang kami lakukan bertujuan memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil, responsif, serta mampu memberikan pengalaman transaksi yang lancar dan nyaman bagi nasabah,” ujar Susilo, dalam keterangan resminya, Selasa (17/3).

Fitur Lengkap Dukung Kebutuhan Nasabah

Lebih lanjut Susilo mengatakan, sebagai super app, Livin’ by Mandiri menghadirkan berbagai fitur transaksi yang terintegrasi untuk mendukung beragam kebutuhan finansial nasabah.

Layanan tersebut mencakup transfer antarbank dan BI-FAST, pembayaran tagihan rutin, top up e-wallet, transaksi QRIS di berbagai merchant, hingga pembelian tiket perjalanan serta kebutuhan lifestyle melalui fitur Livin’ Sukha.

Kehadiran fitur yang saling terhubung ini memperkuat peran Livin’ sebagai pusat aktivitas transaksi digital nasabah dalam satu ekosistem layanan yang terintegrasi.

Tak hanya itu, Livin’ by Mandiri juga membekali nasabah dengan fitur top-up kartu e-money secara gratis langsung dari genggaman.

Di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik dan arus balik, fitur ini hadir sebagai solusi praktis agar transaksi di jalan tol, parkir, dan berbagai layanan pembayaran tetap berjalan tanpa kendala.

Baca juga: Arus Mudik Mulai Naik, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Pakai 1 Kartu e-Toll

Di samping itu, Bank Mandiri telah menghadirkan fitur Livin’ Call dalam aplikasi Livin’ by Mandiri sebagai bagian dari upaya perseroan memperluas kemudahan layanan bagi nasabah.

Dengan fitur ini, nasabah dapat langsung terhubung dengan agen call center Bank Mandiri tanpa dikenakan biaya pulsa, sehingga kebutuhan informasi maupun bantuan perbankan bisa diselesaikan lebih cepat dan efisien.

Pengguna Tumbuh, Transaksi Tembus Rp802 Triliun

Kepercayaan masyarakat terhadap Livin’ by Mandiri pun tecermin dari pertumbuhan penggunanya yang konsisten.

Hingga Februari 2026, jumlah pengguna Livin’ by Mandiri tercatat mencapai 38,5 juta pengguna dengan total 784 juta transaksi dan nilai transaksi sebesar Rp802 triliun.

Pencapaian tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang terus meningkat sekaligus menunjukkan kemampuan sistem Bank Mandiri dalam mengelola volume transaksi dalam skala besar secara konsisten.

“Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa fondasi teknologi dan tata kelola kami memiliki skalabilitas yang kuat. Menjelang Idul Fitri, kapasitas infrastruktur kembali kami optimalkan untuk memastikan kenyamanan serta keamanan transaksi nasabah tetap terjaga,” kata Susilo.

Baca juga: Andalan Nasabah, Akselerasi Transaksi Livin’ by Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan

Promo Ramadan dan Lebaran

Dalam rangka mendorong aktivasi transaksi selama Ramadan menuju Idul Fitri, Bank Mandiri juga menghadirkan berbagai program promo melalui Livin’ by Mandiri.

Nasabah dapat menikmati cashback QRIS Livin’ sampai dengan Rp100 ribu di berbagai merchant pilihan seperti Made’s Warung, Pesta Kebun, Baskin Robbins, Zenbu, Tomoro Coffee, Hero Supermarket, AZKO, Watsons, Guardian.

Tak hanya itu, melalui Livin’ Sukha tersedia juga promo cashback hingga Rp100 ribu untuk pembelian tiket transportasi mudik, promo cashback sampai Rp1,5 juta dan cicilan 0 persen hingga 24 bulan untuk pembelian gadget.

Serta juga diskon hingga Rp50 ribu untuk transaksi berbagai merchant lainnya yang ada di fitur Livin’ Sukha sebagai bagian dari penguatan value proposition sekaligus dukungan terhadap penguatan ekosistem digital dan ekonomi lokal.

Komitmen Perkuat Ekosistem Digital

Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan Bank Mandiri yang mengedepankan keandalan, skalabilitas, dan fokus pada nasabah.

Dengan pendekatan yang terukur serta pengelolaan risiko yang disiplin, Bank Mandiri optimistis dapat menjaga performa layanan di tengah tingginya aktivitas transaksi masyarakat selama periode Lebaran.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi layanan serta kolaborasi strategis guna memperluas akses keuangan yang inklusif sekaligus memperkuat pengembangan ekosistem digital nasional secara berkelanjutan,” pungkas Susilo. (*)

Related Posts

News Update

Netizen +62