Poin Penting
- Pastikan rumah dalam kondisi aman sebelum mudik, seperti mengunci pintu dan jendela, memeriksa instalasi listrik, serta menyimpan dokumen dan barang berharga di tempat yang aman.
- Buat rumah tetap terlihat berpenghuni dengan menyalakan lampu di beberapa area atau menggunakan lampu sensor cahaya agar rumah tidak tampak kosong.
- Lakukan pengawasan selama mudik, misalnya dengan menitipkan rumah kepada tetangga atau memanfaatkan teknologi seperti CCTV untuk memantau kondisi rumah dari jarak jauh.
Jakarta – Menjelang perayaan Idulfitri, tradisi mudik kembali menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga di Indonesia. Setelah berbulan-bulan disibukkan oleh pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, perjalanan pulang ke kampung halaman menjadi kesempatan untuk berkumpul dan melepas rindu bersama keluarga besar.
Namun di tengah kesibukan mempersiapkan perjalanan mudik, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yaitu memastikan rumah yang ditinggalkan tetap aman.
Rumah yang kosong selama beberapa hari bahkan hingga lebih dari seminggu tentu dapat menimbulkan kekhawatiran jika tidak dipersiapkan dengan baik. Padahal, dengan beberapa langkah sederhana, risiko tersebut dapat diminimalkan sehingga pemilik rumah dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih tenang.
Head of Marketing Semen Merah Putih Nyiayu Chairunnikma mengatakan, momentum Ramadan dan Idul Fitri juga menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi dan keamanan rumah.
Baca juga: Jangan Boros! Ini Tips Mengelola THR agar Lebih Bermanfaat
“Menjelang mudik, banyak keluarga fokus pada persiapan perjalanan dan oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Padahal, memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman juga tidak kalah penting. Dengan langkah-langkah sederhana, masyarakat dapat mengurangi risiko yang tidak diinginkan, sehingga bisa menikmati momen Lebaran dengan lebih tenang,” ujarnya, Sabtu, 14 Maret 2026.
Nah, agar rumah tetap aman selama ditinggalkan, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum berangkat mudik:
1. Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Berangkat
Sebelum meninggalkan rumah, pastikan seluruh pintu dan jendela telah terkunci dengan baik. Periksa kembali instalasi listrik dan cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan untuk menghindari risiko korsleting.
Selain itu, simpan dokumen penting serta barang berharga di tempat yang aman, seperti brankas atau lokasi yang tidak mudah terlihat.
2. Buat Rumah Tetap Terlihat Berpenghuni
Rumah yang terlihat kosong dalam waktu lama bisa menarik perhatian pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemilik rumah dapat menyalakan lampu di beberapa area seperti teras atau ruang depan.
Baca juga: MAMI Bagikan Tips Kelola Investasi Syariah
Agar lebih praktis dan hemat listrik, gunakan lampu dengan sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) yang dapat menyala otomatis saat malam hari dan mati ketika pagi.
3. Tetap Awasi Kondisi Rumah
Pengawasan rumah selama mudik juga penting dilakukan. Cara paling sederhana adalah dengan menitipkan rumah kepada tetangga atau petugas keamanan lingkungan agar kondisi rumah dapat dipantau secara berkala.
Selain itu, pemilik rumah juga dapat memanfaatkan teknologi seperti kamera pengawas (CCTV) untuk memantau kondisi rumah dari jarak jauh melalui ponsel.
Saat memilih CCTV, sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal seperti penggunaan IP Camera WiFi yang mudah dipasang dan diakses melalui aplikasi.
Pilih juga perangkat dengan resolusi minimal 1080p (Full HD), dilengkapi fitur night vision untuk perekaman pada malam hari, serta motion detection yang dapat mengirim notifikasi jika terdeteksi gerakan mencurigakan.
Penyimpanan berbasis cloud juga dapat menjadi pilihan agar rekaman tetap aman meskipun perangkat rusak atau dirusak. Selain itu, pastikan posisi pemasangan CCTV menjangkau area penting rumah namun tidak mudah dijangkau untuk menghindari risiko perusakan.
Dengan melakukan beberapa langkah sederhana tersebut, keamanan rumah dapat lebih terjaga sehingga perjalanan mudik bisa dilakukan dengan lebih tenang. (*)
Editor: Galih Pratama










