IHSG Dibuka Hijau ke Level 7.391

IHSG Dibuka Hijau ke Level 7.391

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat tipis 0,03 persen ke level 7.391,65 pada awal perdagangan (12/3), dengan nilai transaksi Rp188,13 miliar dan 348,8 juta saham diperdagangkan
  • Pergerakan saham bervariasi, sebanyak 205 saham menguat, 152 saham melemah, dan 237 saham stagnan pada awal sesi
  • IHSG diproyeksi lanjut melemah dipicu pelemahan Wall Street, aksi jual asing Rp730,31 miliar, serta kekhawatiran kenaikan inflasi dari harga energi.

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (12/3) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis ke posisi 7.391,65 dari level 7.389,39 atau menguat 0,03 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 348,80 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 37 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp188,13 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 152 saham terkoreksi, 205 saham menguat dan 237 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Berpotensi Lanjut Melemah pada Rentang 7.300-7.350

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak untuk melanjutkan pelemahannya.

“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 7.210-7.300 dan resistance 7.480-7.570,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 12 Maret 2026.

Lebih lanjut, analis CGS menilai, sentimen negatif akan dipicu oleh melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street, hingga berlanjutnya aksi jual investor asing senilai Rp730,31 miliar.

Tidak hanya itu, meningkatnya harga komoditas energi yang dikhawatirkan akan mendorong kenaikan inflasi juga diprediksi akan menjadi tambahan sentimen negatif di pasar. 

Baca juga: OJK: Tak Ada Kepanikan Berlebihan di Pasar Saham Domestik

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sementara pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Ada tiga saham lain yakni, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Archi Indonesia Tbk (BIRD). (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62