Rupiah Dibuka Tembus Rp17.000 per Dolar AS Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Rupiah Dibuka Tembus Rp17.000 per Dolar AS Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Poin Penting

  • Rupiah dibuka melemah ke Rp17.009 per dolar AS atau turun 0,50 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Lonjakan harga minyak dunia yang menembus USD100 per barel memicu sentimen risk off di pasar global.
  • Analis memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp16.850–Rp17.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (9/3/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.009 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,50 persen dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu di Rp16.925 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS seiring memburuknya sentimen risk off di pasar keuangan global.

Baca juga: Rupiah Dibuka Stagnan di Level Rp16.892 per Dolar AS

Tekanan tersebut dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia yang menembus USD100 per barel. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran investor terhadap dampaknya bagi perekonomian global.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh sentimen risk off yang memburuk dipicu kenaikan harga minyak mentah yang melewati USD100 per barel, dikhawatirkan akan berdampak besar pada perekonomian global dan inflasi,” ujar Lukman, Senin, 9 Maret 2026.

Baca juga: Rupiah Dibuka Melemah, Ketegangan Timur Tengah jadi Pemicu

Di tengah tekanan tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS hari ini.

“Rupiah akan berada di range Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS hari ini,” ujar Lukman. (*)

Editor: Yulian Saputra

Related Posts

News Update

Netizen +62