Poin Penting
- Sepanjang 2025, Allianz Syariah membayarkan klaim Rp600 miliar untuk 2.600 kasus, dengan 67 persen hanya untuk kanker, jantung, dan stroke
- Sekitar 40 persen kasus terjadi pada usia di bawah 45 tahun, menunjukkan generasi muda tetap rentan.
- Allianz Syariah luncurkan AlliSya CI Hasanah, menawarkan fleksibilitas manfaat, kontribusi, dan peluang wakaf untuk perlindungan penyakit kritis berbasis syariah.
Jakarta – PT Asuransi Allianz Life Syariah atau Allianz Syariah mencatat bahwa total klaim yang telah dibayarkan untuk penyakit kritis mencapai Rp600 miliar, dengan 2.600 kasus yang terjadi sepanjang 2025.
Head of Product Allianz Syariah, Rina Triana, mengatakan dari total klaim yang telah dibayarkan tersebut, terdapat dua fakta yang mengejutkan.
Salah satunya adalah dari total kasus yang mencapai 2.600 kasus itu sebanyak 67 persen klaim yang dibayarkan hanya untuk tiga penyakit kritis, yakni kanker sebanyak 775 kasus, jantung 560 kasus, dan stroke 414 kasus.
“Nah yang mengejutkan lagi yang kedua, itu dari sekitar 40 persen dari total kasus itu terjadi di usia di bawah 45 tahun. Jadi kita menyadari bahwa yang namanya muda itu nggak berarti kebal penyakit kritis,” ucap Rina dalam Konferensi Pers dikutip, 5 Maret 2026.
Baca juga: Allianz Syariah Luncurkan Produk Perlindungan Penyakit Kritis, Ini Keuntungannya
Merespons fenomena tersebut, Allianz Syariah meluncurkan produk AlliSya CI Hasanah sebagai solusi perlindungan penyakit kritis berbasis syariah yang dirancang untuk menjaga stabilitas finansial keluarga melalui manfaat income replacement.
Produk tersebut sebagai upaya perseroan dalam menghadirkan solusi proteksi yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern di tengah tantangan finansial saat ini.
Ada tiga keunggulan dari AlliSya CI Hasanah yang ditawarkan, antara lain fleksibilitas manfaat yang mana nasabah dapat memilih manfaat atau penyakit kritis sesuai kebutuhan.
Lalu, fleksibilitas sesuai kemampuan dalam hal ini nasabah dapat memilih kontribusi sesuai kebutuhan. Serta, memberikan kebaikan berlipat melalui sikap tolong menolong dan kesempatan wakaf sebagai amal jariyah.
Baca juga: Allianz Life dan HSBC Indonesia Hadirkan Fund Global Berdenominasi Dolar AS
Kinerja Allianz Syariah
Sebagai informasi, kinerja Allianz Syariah tercatat positif di kuartal III 2025, dengan aset sebesar Rp4,31 triliun atau naik 4,88 persen secara year on year (yoy).
Kemudian, kontribusi neto mengalami peningkatan yang signifikan atau tumbuh 43,38 persen yoy menjadi Rp593,06 miliar. Sementara beban klaim neto meningkat 4,69 persen yoy menjadi Rp953,09 miliar.
Sejurus dengan itu, laba bersih setelah pajak juga mengalami peningkatan, namun masih berada di posisi minus, dengan persentase pertumbuhannya sebesar 98,67 persen yoy dari minus Rp137,14 miliar menjadi minus Rp1,82 miliar. (*)
Editor: Galih Pratama










