Poin Penting
- Upbit Indonesia dan IDNFT menggelar “Web3 on Campus” di empat kota, menjangkau ±1.000 mahasiswa
- Materi mencakup blockchain, keamanan kripto, dan peluang karier di industri Web3
- Program ini ditujukan untuk mendorong talenta muda dan memperkuat ekosistem Web3 nasional.
Jakarta – Upbit Indonesia terus berupaya meningkatkan literasi kripto dan teknologi Web3 di Tanah Air melalui program edukasi “Web3 on Campus”.
Bersama IDNFT, Upbit Indonesia telah merampungkan rangkaian roadshow edukasi di empat kota, menjangkau sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan komunitas teknologi.
Program ini diselenggarakan di FEBI UIN Mataram, FTI UNU Yogyakarta, Fakultas Sistem Informasi Universitas Negeri Malang, serta Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado.
Melalui kegiatan ini, Upbit Indonesia menghadirkan para praktisi industri untuk berbagi wawasan mengenai peluang karier di bidang Web3, blockchain, dan kripto, sekaligus memperkenalkan pentingnya kolaborasi dalam ekosistem teknologi terdesentralisasi.
Resna Raniadi, CEO Upbit Indonesia melihat antusiasme tinggi dari mahasiswa terhadap teknologi Web3. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak inovasi digital global.
“Melalui inisiatif literasi ini, Upbit ingin memastikan bahwa pemahaman tentang kripto tidak hanya sebatas investasi dan teknologi, tetapi juga mencakup pengetahuan mengenai keamanan dan peluang karier di masa depan,” kata Resna dikutip 2 Maret 2026.
Baca juga: Tren Investasi Kripto dan Emas 2026, Mana yang Berpotensi Paling Cuan?
Mendorong Ekosistem Web3 Berkelanjutan
Roadshow ini menjadi bagian dari upaya Upbit Indonesia dalam membangun fondasi ekosistem Web3 yang inklusif dan berkelanjutan.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan blockchain, keamanan aset digital, peluang profesi di industri Web3, hingga pentingnya kolaborasi lintas komunitas dalam mengembangkan inovasi.
Selain memperkuat literasi teknologi, program ini juga bertujuan mendorong kampus sebagai pusat pengembangan talenta digital.
Dengan menjembatani dunia akademik dan industri, Upbit Indonesia berharap dapat mempercepat lahirnya inovator dan talenta lokal yang mampu bersaing di tingkat global.
Baca juga: Aset Kripto Belum Masuk Kategori Halal, Begini Kata OJK
RI Menuju Pusat Inovasi Web3
Melalui rangkaian kegiatan edukasi di Q1 2026 ini, Upbit Indonesia menargetkan terciptanya ekosistem pembelajaran Web3 yang lebih luas, inklusif, dan terstruktur.
Menurut Resna, edukasi adalah fondasi utama dalam membangun ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan. Melalui inisiatif Web3 on Campus, pihaknya ingin membekali generasi muda Indonesia dengan pemahaman yang komprehensif tentang blockchain dan aset digital.
“Sehingga mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga inovator yang mampu menciptakan solusi berbasis teknologi. Dengan kolaborasi antara industri, akademisi, dan komunitas, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat inovasi Web3 di kawasan Asia Tenggara,” ujar Resna. (*)










