Begini Strategi Bank Muamalat Genjot Tabungan Haji

Begini Strategi Bank Muamalat Genjot Tabungan Haji

Poin Penting

  • PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meluncurkan Program Rindu Haji (9 Februari–31 Desember 2026) untuk membantu nasabah menabung dana haji secara terencana dan sesuai syariah
  • Syaratnya, nasabah menambah dana baru minimal Rp2,5 juta di Tabungan iB Hijrah Haji dan mengaktifkan setoran rutin minimal Rp100 ribu per bulan
  • Bank Muamalat menguasai 59 persen pangsa pasar haji khusus dan 13 persen haji reguler, dengan blended market share sekitar 19 persen

Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menghadirkan Program Rindu Haji (Rincian Dana untuk Haji) sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk persiapan ibadah haji.

Melalui Program Rindu Haji, nasabah dapat menabung dana haji secara terencana dan sesuai syariah, sekaligus berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik. Program ini berlangsung sejak 9 Februari 2026 dan akan berakhir pada 31 Desember 2026.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, Program Rindu Haji memberikan ketenangan finansial bagi calon jemaah dalam menyiapkan dana perjalanan ibadah haji, baik untuk pembayaran porsi maupun pelunasan biaya selama masa tunggu.

“Kami  memudahkan nasabah merencanakan ibadah haji ke Tanah Suci dengan menabung secara disiplin dan teratur. Selain bermanfaat untuk perencanaan keuangan, nasabah juga berkesempatan mendapatkan hadiah perlengkapan ibadah dan meraih grand prize diantaranya satu paket perjalanan umrah bersama pasangan atau keluarga,” ujar Ricky dalam keterangan resminya dikutip 25 Februari 2026.

Baca juga: Bank Muamalat Ajak Nasabah Berinvestasi Sekaligus Beramal

Syarat Program Rindu Haji

Adapun syarat untuk mengikuti Program Rindu Haji, nasabah cukup menambah dana baru minimal Rp2,5 juta di Tabungan iB Hijrah Haji dan mengaktifkan setoran rutin otomatis setiap bulan minimal Rp100.000. Dengan pola ini, persiapan biaya haji menjadi lebih konsisten dan terstruktur.

Sebagai bentuk apresiasi, nasabah dengan kenaikan saldo rata-rata tertinggi selama periode program akan memperoleh grand prize tanpa diundi. Hadiahnya berupa satu paket perjalanan umrah untuk nasabah bersama pasangan atau keluarga, tiga sepeda motor dan empat logam mulia 5 gram. Pemenang akan diumumkan paling lambat pada 31 Januari 2027

Baca juga: Imbal Hasil Investasi BPKH di Bank Muamalat Nyaris Sentuh Rp1 Triliun

Kuasai Pangsa Pasar Haji Khusus

Menurut Ricky, sebagai bank pertama murni syariah di Indonesia, Bank Muamalat kini menguasai 59 persen pangsa pasar haji khusus dan 13 persen untuk haji reguler, serta melayani sekitar 700 ribu jemaah haji tunggu.

“Secara keseluruhan, pangsa pasar gabungan (blended market share) Bank Muamalat di kedua segmen tersebut berada di kisaran 19 persen,” jelas Ricky.

Diharapkan, Program Rindu Haji tidak hanya membantu calon jemaah mempersiapkan dana haji secara disiplin, tetapi juga menguatkan motivasi dengan adanya hadiah langsung dan kesempatan umrah. (*)

Related Posts

News Update

Netizen +62