Tantangan Industri Semakin Kompleks, Lintasarta Dorong Akselerasi Integrasi AI

Tantangan Industri Semakin Kompleks, Lintasarta Dorong Akselerasi Integrasi AI

Poin Penting

  • Perusahaan menghadapi tantangan integrasi AI, mulai dari kompleksitas sistem existing, keterbatasan infrastruktur, proses procurement panjang, hingga isu keamanan dan kedaulatan data
  • Lintasarta menghadirkan AI Marketspace sebagai katalis untuk menyederhanakan integrasi dan memperkuat kolaborasi ekosistem
  • Melalui Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU) solusi AI dapat diintegrasikan, diimplementasikan, dan diskalakan dalam ekosistem yang aman dan terstandardisasi.

Jakarta – Ketika perusahaan ingin melakukan integrasi solusi kecerdasan buatan (AI), ada beberapa tantangan yang kerap dihadapi. Mulai dari kompleksitas integrasi, keterbatasan infrastruktur, waktu yang dibutuhkan, hingga isu soal keamanan dan kedaulatan data menjadi tantangan dalam mempercepat adopsi teknologi.

Banyak perusahaan sudah memiliki strategi AI. Tapi dalam implementasinya sering terkendala integrasi dengan sistem existing, integrasi dengan ekosistem AI, keterbatasan infrastruktur, serta proses procurement yang panjang. Maka itu, sebagai penyedia solusi digital terintegrasi, Lintasarta menjawab kebutuhan industri.

Menurut Head of Industry Solution Lintasarta, Nurendrantoro, Indonesia sebenarnya memiliki fondasi inovasi AI yang sangat kuat. Tapi, tetap membutuhkan wadah yang bisa mengintegrasikan solusi, memperkuat kolaborasi antar pelaku ekosistem, menjamin keamanan data hingga mempercepat implementasi secara terukur agar dampaknya bisa optimal.

“AI marketspace menjadi katalis dan memungkinkan seluruh proses tersebut berjalan lebih sederhana dan efisien,” ujar Nurendrantoro dalam keterangan resmi, dikutip, Rabu, 25 Februari 2026.

Baca juga: Lintasarta Perkuat Layanan Digital Jelang Lonjakan Trafik saat Libur Lebaran

Model AI marketspace, lanjutnya, memungkinkan solusi diintegrasikan, diimplementasikan, dan diskalakan dalam satu ekosistem yang terstandardisasi dan aman. Ini memungkinkan industri mengurangi kompleksitas teknis sekaligus mempercepat time-to- value.

AI Marketspace digagas sebagai kendaraan strategis untuk mengintegrasikan solusi digital dan AI secara lebih terstruktur dan terukur. Mulai dari pemetaan tantangan hingga implementasi use case yang relevan.

Pendekatan ini dibangun di atas fondasi 4C Lintasarta, yakni connectivity untuk keandalan sistem, cloud untuk skalabilitas infrastruktur, cybersecurity untuk keamanan dan kepatuhan data, serta collaboration untuk orkestrasi ekosistem.

Dengan 4C itu, solusi bisa diintegrasikan, diimplementasikan, dan dikembangkan secara lebih cepat, aman, dan terstandardisasi.

Baca juga: BI Pamer Sistem Pembayaran Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Pada implementasinya, Lintasarta menghadirkan Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU) sebagai kendaraan untuk mengorkestasri berbagai solusi digital dan AI seperti Software as a Service (SaaS), Compute Services, Application Programming Interface (API) Services, data services, cybersecurity, connectivity, hingga AI dan analytics.

Dengan pendekatan ini, fokus utama tetap pada penyediaan solusi yang relevan dan berdampak nyata terhadap kebutuhan bisnis industri melalui kapabilitas 4C Lintasarta. (*) Ari Astriawan

Related Posts

News Update

Netizen +62