Poin Penting
- IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari pembukaan 8.396,08.
- Mayoritas sektor saham melemah, terutama siklikal (-1,51%), energi (-1,23%), dan teknologi (-1,01%), sementara sektor keuangan menguat 1,07%.
- Total transaksi tercatat Rp12,70 triliun dengan 28,83 miliar saham berpindah tangan; bursa Asia sebagian besar menguat, Nikkei +0,96%, Shanghai +1,08%.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Selasa (24/2), ditutup berbalik melemah ke level 8.374,66 atau turun 0,26 persen dari posisi pembukaan 8.396,08.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 28,83 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,86 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,70 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 417 saham terkoreksi, sebanyak 237 saham menguat dan sebanyak 162 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425
Lalu, mayoritas sektor juga terpantau melemah, dengan sektor siklikal turun 1,51 persen, sektor energi merosot 1,23 persen, sektor teknologi melemah 1,01 persen, dan sektor kesehatan turun 0,74 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal merosot 0,50 persen, sektor properti melemah 0,45 persen, dan sektor infrastruktur turun 0,43 persen.
Baca juga: IHSG Diprediksi Kembali Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan
Sedangkan, sektor sisanya menguat, dengan sektor keuangan naik 1,07 persen, sektor transportasi meningkat 0,56 persen, sektor bahan baku menguat 0,29 persen, dan sektor industrial naik 0,22 persen.
Meski demikian, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,96 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 1,08 persen. Sedangkan, Hang Seng Index melemah 2,03 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra










