Poin Penting
- Penumpang Whoosh melonjak hingga 25.700 orang per hari saat long weekend Imlek, lebih tinggi dari rata-rata akhir pekan biasa 20–21 ribu penumpang.
- Lonjakan dipicu liburan dan silaturahmi jelang Ramadan, dengan pergerakan tinggi di rute Jakarta–Bandung.
- KCIC siagakan petugas dan hadirkan ornamen Imlek, memastikan operasional tetap aman, lancar, dan nyaman bagi penumpang.
Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh selama libur panjang (long weekend) Tahun Baru Imlek. Mobilitas masyarakat antara Jakarta dan Bandung terlihat lebih tinggi dibandingkan akhir pekan biasa.
Dalam keterangan resminya, General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa memaparkan, pada Jumat (13/2), jumlah penumpang Whoosh mencapai 24.381 orang dalam satu hari.
Baca juga: KCIC Obral Tiket Whoosh, Ongkos Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi Segini
Sementara pada Sabtu (14/2) jumlah penumpang mencapai sekitar 25.700. Angka tersebut naik dari rata-rata akhir pekan reguler yang biasanya berada di kisaran 20 ribu-21 ribu penumpang per hari.
Selanjutnya, pada Minggu (15/2), hingga pagi hari tercatat lebih dari 12 ribu tiket telah terjual. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah hingga mencapai lebih dari 22 ribu penumpang per hari.
Eva pun menerangkan, peningkatan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tetap tinggi selama periode libur panjang.
“Selain dimanfaatkan untuk berlibur, peningkatan perjalanan juga didorong oleh masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat sebelum memasuki bulan Ramadan. Momentum ini turut mendorong tingginya pergerakan penumpang antara Jakarta dan Bandung,” ujar Eva, dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.
Baca juga: Jadwal Kereta Cepat Whoosh Berubah Mulai 19 Februari, Ini Penyebab dan Waktu Terbarunya
KCIC, lanjut Eva, memastikan seluruh operasional berjalan aman dan lancar dengan kesiapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi petugas di seluruh stasiun.
Selama periode libur panjang kemarin, katanya lagi, KCIC juga menyiagakan puluhan petugas pelayanan guna memastikan kelancaran arus penumpang dan menjaga kualitas pelayanan.
Ornamen Imlek Demi Pengalaman Berkesan
Sementara itu, untuk memeriahkan momen Imlek, KCIC menghadirkan ornamen khas di berbagai area layanan, mulai dari loket, ruang tunggu, hingga di dalam rangkaian kereta termasuk kereta makan.
Dekorasi bernuansa Imlek tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.
“Ornamen tematik ini juga menjadi bagian dari upaya KCIC dalam menghadirkan atmosfer stasiun dan perjalanan yang ramah dan hangat selama periode libur,” pungkas Eva. (*)










