Poin Penting
- Eastspring Indonesia bersama Maybank Indonesia meluncurkan Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Income Global Mixed Asset USD (ESIGMA)
- ESIGMA dikelola aktif berbasis USD dengan alokasi sekitar 60 persen pada saham global dan sisanya pada efek pendapatan
- Produk ini menawarkan dividen bulanan dalam USD dengan target indikatif sekitar 5 persen per tahun, dirancang untuk menjaga konsistensi kinerja di tengah fluktuasi pasar.
Jakarta – PT Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia) gandeng PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) meluncurkan produk Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Income Global Mixed Asset USD (Reksa Dana ESIGMA) sebagai alternatif produk bagi nasabah Maybank Indonesia.
Reksa Dana ESIGMA sebagai solusi strategis bagi investor yang mencari portofolio dengan kelas Efek campuran global sesuai prinsip syariah.
Di tengah kondisi pasar yang menunjukkan optimisme serta potensi penurunan suku bunga global maupun domestik, Reksa Dana campuran dengan eksposur pada Efek luar negeri menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik.
Baca juga: PT IIM Ungkap Outlook Ekonomi 2026 dan Strategi Investasi Reksa Dana
Reksa Dana ESIGMA dikelola secara aktif dengan diversifikasi aset dan berbasis Dolar Amerika Serikat untuk menjawab kebutuhan instrumen syariah global.
Presiden Direktur Eastspring Indonesia, Sulystari menjelaskan, produk ini bisa menjadi diversifikasi yang baik, dengan mempertimbangkan strategic asset allocation pada kelas aset global yaitu saham dan pendapatan tetap.
“Reksa Dana ini juga memiliki fitur pembagian hasil investasi atau dividen yang dibagikan setiap bulan dalam bentuk uang tunai,” ucap Sulystari dalam keterangan resmi dikutip, 3 Februari 2026.
Sementara Head of Wealth Management and Segmentation Maybank Indonesia, Aliang Sumitro menambahkan, Reksa Dana ESIGMA ini memberikan akses terhadap peluang investasi global.
“Reksa dana ini memang dirancang untuk menjaga konsistensi kinerja dalam kondisi pasar yang berfluktuasi,” ujar Aliang dalam kesempatan yang sama.
Reksa Dana ESIGMA mengalokasikan sekitar 60 persen portofolio pada saham global untuk menangkap peluang pertumbuhan global sesuai kondisi pasar
Baca juga: Avrist Gandeng Bank Muamalat Luncurkan Reksa Dana Syariah
Sementara, sisanya dapat dialokasikan pada efek pendapatan tetap seperti sukuk lokal untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas imbal hasil.
Produk ini juga menawarkan pembagian hasil bulanan dalam mata uang USD, dengan target indikatif dividen sekitar kurang lebih 5,0 persen per tahun. (*)
Editor: Galih Pratama










