Poin Penting
- PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya pematung Blora, Witono saat HPN 2026 di Banten (7–9 Februari 2026).
- Pemberian patung merupakan bentuk apresiasi Pemkab Blora atas Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 yang diterima Bupati Blora
- Karya patung mendapat apresiasi pengamat seni rupa karena dinilai berkarakter dan bermakna historis
Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bakal menerima hadiah dua patung torso tokoh nasional karya pematung lokal Blora, Witono, yakni Bapak Pers Nasional Tirto Adhi Soerjo dan tokoh gerakan Samin, Samin Surosentiko. Patung tersebut akan diserahkan langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman di sela perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Banten, 7–9 Februari 2026.
Rencana penyerahan itu disampaikan Ketua PWI Blora Heri Purnomo kepada Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat Yusuf Susilo Hartono melalui sambungan telepon, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Heri, pemberian patung tersebut merupakan ungkapan terima kasih Pemkab Blora atas penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 yang diterima Bupati Blora, yang masuk dalam jajaran 10 bupati/wali kota penerima anugerah tersebut.
“Ini sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih. Harapannya, patung ini bisa menjadi pengingat sekaligus spirit bagi insan pers,” ujar Heri.
Baca juga: Excited! Pedang dan Keris Milik Dua Bos Asuransi Dampingi Keris Presiden Prabowo
Ia menambahkan, dua patung yang nantinya akan menghuni Kantor PWI Pusat di Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, diharapkan membawa nilai-nilai keteladanan dari kedua tokoh asal Blora tersebut. “Dari Samin Surosentiko kita belajar kejujuran, menjaga lisan, dan saling menghormati. Dari Tirto Adhi Soerjo, kita belajar bahwa jurnalisme bukan sekadar melaporkan, tapi juga mengedukasi dan menggerakkan,” katanya.
Sementara itu, Yusuf Susilo Hartono menjelaskan, penyerahan patung dijadwalkan berlangsung dalam acara Dialog Kebudayaan bersama Menteri Kebudayaan yang digelar di Hotel Horison UPI, Serang, Banten, Minggu (8/2/2026) pukul 14.00 WIB.
Acara tersebut akan disaksikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, para bupati dan wali kota penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, dewan juri, serta lebih dari 100 peserta dialog dari berbagai daerah.
Apik dan Berkarakter
Kedua patung yang terbuat dari gembol atau bonggol akar kayu jati khas Blora ini mendapat apresiasi dari kalangan pengamat seni rupa. Pengamat seni rupa Indonesia Agus Dermawan T, yang juga menjadi salah satu Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, mengaku terkesan meski baru melihat dokumentasi fotonya.
“Wah, keren. Pahatan wajahnya kena dan berkarakter,” ujar Agus.
Baca juga: Keris Dirut PNM dan PIP di Deretan Keris Indrakusuma Prabowo dan Keris Kalamunyeng Purbaya
Menurutnya, karya Witono mampu menghadirkan wajah tokoh yang mendekati presisi referensi, sekaligus menampilkan karakter dan citra intelektualitas yang kuat. Penyisaan potongan bonggol kayu tua juga dinilai sarat makna sebagai simbol sejarah panjang sebuah zaman.
“Patung ini apik. Layak ramai-ramai ditilik,” tegas Agus.
Ia bahkan melontarkan gagasan agar kehadiran patung tersebut menjadi pemicu bagi PWI Pusat untuk memiliki ruang khusus yang menyimpan “tanda budaya” dari para kepala daerah penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. “Bisa menjadi semacam museum,” pungkasnya. (*)










