Poin Penting
- Wamenkop Farida Farichah mengajak Koppontren Al-Kautsar Al-Akbar Medan masuk dalam rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Koppontren Al-Kautsar Al-Akbar telah menyuplai kebutuhan dapur SPPG MBG untuk 3.650 penerima manfaat
- Wamenkop mendorong Koppontren Al-Kautsar Al-Akbar menjadi pusat distribusi produk pesantren serta menyalurkan produk ke Kopdes Merah Putih.
Jakarta – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengajak Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar, Medan masuk dalam rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut, diungkapkan Farida saat melanjutkan kunjungan kerja di Sumatra Utara dengan mengunjungi Koperasi Sekunder Bisnis Pesantren (KSBP) Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, Medan, Jumat (30/1).
Ia mengapresiasi bagaimana Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar dapat berperan sebagai penyerap produk-produk hasil bumi dan olahan dari warga dan bahkan pesantren di sekitarnya.
Baca juga: Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Lapangan Kerja bagi Generasi Muda
Sejumlah produk yang menjadi unggulan Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar antara lain beras, bawang merah, minyak goreng, hingga air minum dalam kemasan.
“Saya sangat senang karena produk yang dijual di sini merupakan hasil menanam sendiri dan bisa memberdayakan pesantren,” kata Wamenkop.
Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Kautsar Al-Akbar juga menyuplai kebutuhan dalam ekosistem program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Koperasi ini menyuplai kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Kautsar Al-Akbar, yang melayani sebanyak 3.650 penerima manfaat.
Baca juga: Menkop Tekankan Koperasi Pesantren Dapat Menjadi Kakak Asuh bagi Kopdes Merah Putih
Selain itu, dirinya juga mendorong agar Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar untuk menjadi pusat distribusi atau distribution center (DC) bagi produk-produk milik pondok pesantren di sekitar Kota Medan.
Ia pun menyarankan agar pengurus Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar dapat belajar dari koperasi pondok pesantren yang telah memainkan peran sebagai pusat distributor.
Wamenkop juga meminta agar produk-produk yang dijual oleh Koperasi Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, dapat turut dijual di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
“Produk-produk koperasi pesantren bisa disuplai ke seluruh Kopdes Merah Putih. Minimal ada di seluruh desa di Sumatra Utara, sebelum menyebar ke seluruh Indonesia,” jelasnya. (*)
Editor: Galih Pratama










