Poin Penting
- Harga emas naik membuka peluang peningkatan pembiayaan bagi industri pergadaian.
- OJK mendorong diversifikasi agunan untuk memitigasi risiko volatilitas harga emas.
- Roadmap bullion bank segera diluncurkan untuk memperkuat ekosistem jasa keuangan berbasis emas.
Jakarta – Kenaikan harga emas membawa angin segar bagi industri pergadaian. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi tersebut berpotensi meningkatkan nilai penyaluran pembiayaan kepada masyarakat.
“Kenaikan harga emas dapat memberikan peluang positif bagi industri pergadaian melalui peningkatan nilai taksiran jaminan yang memungkinkan peningkatan penyaluran pembiayaan bagi masyarakat,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa keuangan Lainnya, dalam keterangannya, dikutip Jumat, 23 Januari 2026.
Meski demikian, ia menekankan perusahaan pergadaian tetap perlu menjaga diversifikasi agunan dan tidak hanya berfokus pada bisnis gadai emas. Langkah tersebut diperlukan untuk memitigasi risiko volatilitas harga emas.
Selain itu, tren kenaikan harga emas juga berpotensi menguntungkan ekosistem bulion, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi dan lindung nilai.
Baca juga: Meroket Lagi! Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Jadi Segini Segramnya
Sebelumnya, Agusman mengungkapkan OJK tengah memfinalisasi peta jalan (roadmap) pengembangan bullion bank yang direncanakan segera diluncurkan dalam waktu dekat.
Roadmap tersbeut disusun sebagai bagian dari penguatan sektor jasa keuangan berbasis emas di Indonesia.
“Kita kan bikinnya tidak hanya kami sendiri, tapi juga koordinasi dengan kementerian, lembaga terkait dan juga asosiasi. Jadi, ini sedang dalam proses,” jelasnya.
Ia berharap, peluncuran roadmap bullion bank dapat segera terealisasi, meski belum menyebut waktu pasti.
“Mudah-mudahan bisa pada waktunya, kita update-lah. Nanti rekan-rekan kita update kalau sudah siap,” tambahnya.
Transaksi Emas Pergadaian Capai Rp4,7 Triliun
OJK menilai aktivitas bullion bank di industri jasa keuangan memiliki prospek yang menjanjikan, termasuk bagi sektor pergadaian.
Berdasarkan data OJK, nilai transaksi perdagangan emas melalui pergadaian mencapai Rp4,7 triliun per Juni 2025, dengan total volume emas beredar sebesar 2.759 kilogram (kg)
Baca juga: Volume Perdagangan Emas Fisik Digital di ICDX Tembus Rp115,6 Triliun pada 2025
Sementara itu, harga emas untuk produk Galeri24 dan UBS yang diperdagangkan di Pegadaian pada Jumat, 23 Januari 2026, masih berada di kisaran Rp2,8 juta per gram.
Mengacu pada laman Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 tercatat Rp2.833.000 per gram, sedangkan emas UBS berada di level Rp2.870.000 per gram.
Adapun harga emas Antam hari ini melonjak Rp90.000 menjadi Rp2.880.000 per gram dibandingkan hari sebelumnya. (*)
Editor: Yulian Saputra










