Poin Penting
- IHSG sesi I turun 2,46 persen ke level 6.926,54.
- Pelemahan dipicu tekanan rupiah yang menyentuh Rp17.350 per dolar AS.
- Sebanyak 618 saham terkoreksi, seluruh sektor ditutup di zona merah.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Kamis (30/4), berbalik ditutup merosot ke level 6.926,54 atau turun 2,46 persen dari posisi 7.101,22.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata menyebut, pelemahan indeks dipicu tekanan nilai tukar rupiah yang menyentuh Rp17.350 per dolar Amerika Serikat (AS).
“Karena Rupiah Rp17.350,” kata Liza saat ditanya wartawan soal sentimen yang menyebabkan IHSG turun di bawah 7.000, Kamis, 30 April 2026.
Rupiah sendiri dibuka melemah pada awal perdagangan di level Rp17.280 per dolar AS, turun 0,21 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.243 per dolar AS.
Baca juga: Dibuka Menguat, IHSG Berbalik Tergelincir ke Zona Merah
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 23,46 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan 1,55 juta kali, dan nilai transaksi sebesar Rp11,27 triliun.
Sebanyak 618 saham terkoreksi, sementara 95 saham menguat dan 98 saham stagnan.
Baca juga: Rupiah Dibuka Melemah Imbas Kekhawatiran Investor pada Prospek Perdamaian Timteng
Lebih lanjut, seluruh sektor juga mengalami pelemahan. Sektor bahan baku memimpin penurunan sebesar 3,77 persen, diikuti sektor industrial 3,21 persen, energi 2,77 persen, infrastruktur 2,48 persen, dan siklikal 2,33 persen.
Selain itu, sektor properti turun 2,15 persen, non-siklikal 2,00 persen, keuangan 1,97 persen, transportasi 1,78 persen, kesehatan 1,44 persen, dan teknologi 1,10 persen.
Baca juga: Jelang Long Weekend, IHSG Diprediksi Bergerak di Rentang 7.050-7.150
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,59 persen dan Hang Seng Index meningkat 1,53 persen. Sementara itu, Nikkei 225 Index Tokyo justru melemah 1,02 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra




