5 Saham Ini jadi Faktor Pemberat IHSG dalam Sepekan

5 Saham Ini jadi Faktor Pemberat IHSG dalam Sepekan

Poin Penting

  • IHSG melemah 7,89% sepanjang pekan 2-6 Maret 2026 dan ditutup di level 7.585,68.
  • BEI mencatat lima saham yang menjadi top laggards penekan pergerakan indeks.
  • Investor asing masih mencatat net sell Rp7,29 triliun sepanjang 2026.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini, 2-6 Maret 2026, mengalami pelemahan sebesar 7,89 persen, sehingga ditutup di level 7.585,68, dari posisi 8.235,48 pada pekan lalu. 

Berdasarkan hal itu, kapitalisasi pasar BEI, yakni juga mengalami penurunan sebesar 7,85 persen menjadi Rp13.627 triliun dari Rp14.787 triliun pada pekan sebelumnya.

Baca juga: IHSG Sepekan Melemah 7,89 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp13.627 T

Dengan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang mendorong penurunan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memberikan 46,27 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 19,93 persen
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang 37,73 poin ke IHSG, dengan kenaikan harga saham 6,14 persen
  3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memberikan 36,82 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 9,89 persen
  4. PT MD Entertainment Tbk (FILM) menyumbang kenaikan IHSG 31,73 poin, dengan harga saham yang menguat 47,38 persen
  5. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) memberikan 25,39 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 17,53 persen.

Lebih lanjut, rata-rata frekuensi harian BEI juga ditutup berubah sebesar 7,33 persen sebesar 2,73 juta kali transaksi dari 2,95 juta kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

Kemudian, rata-rata nilai transaksi harian BEI juga mengalami penurunan sebanyak 16,64 persen menjadi Rp24,97 triliun dari Rp29,95 triliun pada pekan sebelumnya.

Baca juga: IHSG Jelang Akhir Pekan Ditutup Bertahan Melemah 1,62 Persen ke Posisi 7.585

Selain itu, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini juga menurun sebesar 17 persen menjadi 42,34 miliar lembar saham dari 51,02 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. 

Adapun investor asing Jumat lalu (6/3) mencatatkan nilai jual bersih Rp263 miliar dan sepanjang 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp7,29 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Related Posts

News Update

Netizen +62