Categories: Perbankan

5 Kriteria Multifinance yang Dibiayai Bank Mandiri

Bank Mandiri mengutamakan calon nasabah yang memiliki bisnis proses yang baik dan sehat. Ria Martati

Jakarta–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) masih menyalurkan kredit untuk sektor otomotif, termasuk untuk perusahaan pembiayaan. Kendati demikian, Bank Mandiri menyeleksi perusahaan multifinance yang dijadikan nasabah.

Director Consumer Banking Bank Mandiri Herry Gunardi mengungkapkan, ada lima kriteria perusahaan pembiayaan yang ditetapkan Bank Mandiri.

“Bank Mandiri lebih mempertimbangkan multifinance yang telah memiliki fasilitas kredit dari bank lain,” kata Herry di Seminar  “Mencari Alternatif Baru Sumber Pembiayaan Ketika Ekonomi Dunia Penuh Ketidakpastian” yang diselenggarakan Infobank di Jakarta, Selasa 29 September 2015.

Kriteria kedua adalah perusahaan yang telah memiliki sistem yang memadai. Kemudian kriteria selanjutnya, portofolio multifinance minimal adalah Rp300 miliar dan sehat. Kriteria lainnya adalah end user perusahaan multifinance dengan day past due di atas 60 hari tidak lebih dari 3%. Kriteria terakhir adalah pengurus multifinance telah berpengalaman di bidang multifinance dan atau perbankan.

“Organisasi yang bisnis prosesnya bagus, kolektabilitasnya bagus, perlu didorong dengan baik,” tambahnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

3 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

4 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

6 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

7 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

8 hours ago