5.000 Peserta di Bengkulu Ikuti Funwalk BUMN Hadir Untuk Negeri
Bengkulu – PT Bank Tabungan Negara Tbk, (BTN) menggelar kegiatan jalan santai (funwalk) di kota Bengkulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri di provinsi Bengkulu yang tahun ini dikoordinir oleh Bank BTN. Lebih dari 5.000 peserta ikut dalam kegiatan funwalk tersebut.
“Ini adalah bagian dari beberapa kegiatan yang sudah kami lakukan di wilayah Bengkulu. Funwalk dan pasar murah yang dilakukan hari merupakan puncak dari kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri di provinsi Bengkulu,” ujar Direktur Komersial BTN Budi Satria dalam keterangannya, di Bengkulu, Sabtu, 18 Agustus 2018.
Selain menggelar funwalk, Bank BTN juga menggelar pasar murah yang diadakan di tempat yang sama. Usai kegiatan funwalk, masyarakat yang kurang mampu dapat membeli paket sembako yang disiapkan Bank BTN dalam pasar murah tersebut. Setidaknya telah disiapkan 500 paket sembako berisi gula pasir,beras dan minyak.
Baca juga: Dua Puisi Dirut BTN Sambut HUT RI Ke-73
“Per paket kalau di pasar harganya Rp100 ribu dan disini kita jual cukup dengan Rp25 ribu. Hasil penjualan akan kita kumpulkan dan kemudian kita kembalikan kepada masyarakat sebagai sumbangan sosial BTN yang akan diserahkan ke rumah-rumah ibadah yang berada di Bengkulu,” kata Budi.
Program BUMN Hadir Untuk Negeri merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Program ini diharap dapat berdampak positif dan bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung. “Kami sangat mendukung karena disilah peran kita sesuai dengan kompetensi masing-masing BUMN ikut membangun daerah dengan kerja nyata,” tutupnya. (*)
Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbedayang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September 2025 mencatat bahwa penyakit tidak menular menyebabkan 74… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More