Jakarta–Pada usianya ke-60, PT Astra International Tbk (Astra) terus berkontribusi dalam kemajuan bangsa. Hal ini diupayakan untuk merealisasikan target 2020 ke depan dengan menjadikan Astra sebagai pride of nation.
Dalam mengembangkan bisnisnya, Astra tetap memertahankan dan mengedepankan strategi triple roadmap strategy, di mana tiga hal terpenting yang patut dijaga ialah portfolio roadmap, people roadmap dan public contribution roadmap.
“Yang buat kita berbeda dari perusahaan lain kan triple roadmap strategy, di mana kita akan terus memerhatikan pelayanan, karyawan dan tetap berkontribusi kepada masyarakat,” ujar Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra dalam perayaan HUT ke-60 Astra di Jakarta, Jumat, 24 Februari 2017.
Dalam perkembangan ekonomi Indonesia, lanjutnya, Astra selalu berupaya memberikan yang terbaik dalam bidang usahanya. Tercatat Astra telah memiliki 208 perusahaan dan telah melayani lebih dari 10 juta konsumen setianya.
“Dari kepuasan konsumen tentu didukung dengan para tenaga SDM kami yang andal di mana pada awal mulai kita berdiri hanya empat karyawan, dan kini telah menyentuh 214.835 karyawan yang tersebar di 208 perusahaan,” papar Prijono. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Ia menambahkan, Astra secara konsisten telah mengembangkan karyawannya dengan melakukan pelatihan pelatihan komperhensif dari level dasar hingga level senior eksekutif.
Selain itu, lanjut Prijono, Astra juga terus berkontribusi dalam pembangunan sosial masyarakat dengan sembilan yayasan yang dibinanya sejak tahun 1974, di mana yayasan Toyota Astra berdiri pertama kali dan mengajar anak-anak bangsa yang kurang beruntung di daerah-daerah pelosok.
Baca juga: Prospek Ekonomi Indonesia Masih Menjanjikan
Pada tahun ini, Astra telah membuat kegiatan-kegiatan seperti pengobatan gratis, pembinaan sekoah dasar, dan penanaman pohon dan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
“Kontribusi inilah yang akan terus Astra jalin ke depannya, dengan tanpa mengurangi esensi bisnis, Astra juga dapat berkontribusi membangun bangsa dengan masyarakat,” tutup Prijono. (*) Suheriadi




