News Update

2019, CCB Indonesia Yakin Naik Kelas ke BUKU 3

Jakarta–PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (CCB Indonesia) berencana masuk kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 3 dalam tiga tahun ke depan. Hal ini sebagai wujud komitmen pemegang saham mayoritas, dalam hal ini China Construction Bank Corporation (CCB), terhadap bisnis bank.

Baca juga: LPS Jamin 199,3 Juta Rekening Bank

“Dalam mencapai BUKU 3, CCB Indonesia masih memerlukan sekitar Rp2,3 triliun, dan kita yakin dapat rampung dalam tiga tahun,” tegas Luianto Sudarmana, Direktur Utama CCB Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 20 Februari 2017.

Ia menjelaskan, saat ini posisi modal inti perseroan ada di level Rp2,1 triliun. Sementara rasio kecukupan modal perseroan ada di level 22 persen pada akhir tahun lalu. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

12 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

12 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

12 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago