“Untuk program dukungan sebagaian besar ada unit Seketariat Kementerian BUMN yang terdiri dari gaji dan tunjangan Rp45 miliar, dan program dukungan lain Rp52 miliar ditujukan untuk renovasi gedung dan Rp38 miliar layanan perkantoran,” jelas Sri Mulyani.
Baca juga: 4 Bank BUMN Tandatangani Komitmen Holding
Sri Mulyani menambahkan, untuk program pembinaan BUMN yang teralokasikan untuk kegiatan kedeputian industri agro dan farmasi tercatat sebesar Rp5,08 miliar.
Selain itu dalam anggaran pembinaan BUMN juga dialokasikan untuk kedeputian energi sebesar Rp5,18 miliar, kedeputian strategis sebesar Rp5,05 miliar, kedeputian jasa kontruksi sebesar Rp7,39 miliar, kedeputian jasa keuangan Rp5,15 miliar, kedeputian restruktuisasi Rp4,75 miliar dan dan kedeputian infrastruktur bisnis Rp28,27 miliar. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More