Jakarta – Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi, PT Zurich Topas Life kembali meluncurkan produk asuransi terbarunya bernama Zurich Plan Protector.
Dijelaskan Chief Agency Officer PT Zurich Topas Life, Banie Alman, Zurich Plan Protector diluncurkan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi, terlebih setelah pandemi Covid-19 pada awal 2020 silam.
Baca juga: Manulife Hadirkan Asuransi Dwiguna, Bantu Nasabah Siapkan Dana Pensiun Sekaligus Pendidikan Anak
“Saat ini kesadaran masyarakat akan kebutuhan asuransi semakin meningkat. Apalagi di tengah tantangan ekonomi dan pandemi, masyarakat Indonesia semakin menyadari bahwa ada tantangan yang lebih besar lagi di masa depan,” tutur Banie dalam konferensi pers peluncuran Zurich Plan Protector di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu, 4 Oktober 2023.
Banie juga memperhatikan banyak masyarakat Indonesia yang masuk ke dalam golongan generasi sandwich. Merujuk Badan Pusat Statistik (BPS), bahwa sekitar 56 juta penduduk Indonesia yang masuk ke dalam usia produktif, yakni 15-64 tahun masuk ke dalam golongan generasi sandwich.
Seperti diketahui, generasi sandwich dituntut mengurus anggota keluarga, bahkan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Kehadiran Zurich Plan Protector ini bisa menjadi opsi dalam membantu mereka dalam mengatasi hal tersebut.
“Zurich Plan Protector adalah asuransi konvensional yang memberi fleksibilitas terhadap nasabah,” terangnya.
Baca juga: Mega Insurance Gandeng Bank Muamalat Tawarkan Asuransi Syariah, Ada Proteksi Kendaraan hingga Rumah
Menurut Banie, Zurich Plan Protector memang memberikan fleksibilitas sesuai dengan keperluan dan kondisi nasabah. Mulai dari perlindungan rencana, periode pembayaran, besaran manfaat yang bisa dikembalikan sampai 200 persen, hingga potensi untuk upsize perlindungan jiwa.
“Kebebasan nasabah dalam memilih berbagai variabel membuat Zurich Plan Protector unik dibanding produk asuransi lain,” kata Banie. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More