Poin Penting
Jakarta – PT Zurich Topas Life (Zurich Life) memperkenalkan produk asuransi terbarunya, yakni produk asuransi penyakit kritis atau Zurich Critical Care pada hari ini (27/1 di Jakarta. Produk ini memberikan perlindungan komprehensif terhadap 141 penyakit kritis.
Direktur Zurich Life, Santy Gui, menjelaskan bahwa, Zurich Critical Care dirancang tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari pendekatan preventive health care. Menurutnya, pencegahan bukan hanya tentang menghindari sakit, tetapi tentang kesiapan, baik secara fisik maupun finansial.
“Dengan perlindungan yang tepat, nasabah dapat mengambil keputusan medis lebih cepat dan fokus pada pemulihan tanpa terbebani kekhawatiran biaya,” ucap Santy dalam sambutannya di Jakarta, 27 Januari 2026.
Baca juga: Zurich Indonesia Siapkan Medical Advisory Board Sendiri
Oleh karena itu, Zurich Critical Care hadir sebagai bagian dari konsep modern self-care di tengah gaya hidup serba cepat yang diwarnai pola makan tidak seimbang, minim aktivitas fisik, dan tekanan aktivitas harian, sehingga pendekatan preventif menjadi semakin relevan.
Selain menjaga pola hidup sehat, kesiapan menghadapi risiko kesehatan dari sisi finansial kini menjadi bagian penting dari perencanaan hidup.
Dalam hal ini, Zurich Critical Care menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain pilihan masa perlindungan yang fleksibel hingga 20 tahun atau sampai dengan tertanggung berusia 85 tahun, serta dilengkapi fitur perpanjangan otomatis tanpa seleksi risiko ulang.
Produk ini tidak hanya memberikan perlindungan atas 141 penyakit kritis yang terdiri atas 88 penyakit kritis akhir dan 53 penyakit tahap awal, termasuk juga angioplasti atau prosedur pembukaan arteri tersumbat yang umum dilakukan pada pasien penyakit jantung koroner, serta manfaat tutup usia.
Baca juga: BTN Mau Dirikan Anak Usaha Asuransi dan Multifinance, Siapkan Dana Segini
Sebagai informasi, Zurich Critical Care saat ini tersedia dalam dua pilihan Plan, yakni Plan Essential pilihan bagi nasabah yang memprioritaskan perlindungan, sementara Plan Pro menawarkan proteksi sekaligus nilai tabungan.
Keduanya dapat dipilih dengan masa pembayaran premi 3, 5, atau 10 tahun, dengan premi tetap sepanjang masa pembayaran premi. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI dinilai pasar cenderung netral hingga positif… Read More
Poin Penting Makmur menargetkan 2 juta investor hingga akhir 2026, dari posisi saat ini sekitar… Read More
Poin Penting Allianz Indonesia menggandeng AllianzGI Indonesia sebagai Manajer Investasi untuk mengelola sejumlah portofolio investasi,… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memperkuat kolaborasi lintas sektor lewat layanan digital Kopra by Mandiri. Kopra… Read More
Poin Penting OJK mencatat 1.399 unit ATM tutup, sehingga total mesin ATM, CDM, dan CRM… Read More
Poin Penting KPP dirancang khusus bagi wiraswasta dan UMKM yang sulit mengakses KPR subsidi FLPP,… Read More