News Update

Zurich Cetak Wirausahawan Muda, Siswa Indonesia Raih Prestasi Internasional

Jakarta – PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Zurich) terus berkomitmen untuk mendukung generasi muda dalam memperluas wawasan dan peluang di dunia kewirausahaan melalui berbagai cara.

Salah satunya adalah Zurich Entrepreneurship Program, yang telah berjalan sejak 2022. Program ini berhasil memberdayakan lebih dari 9.000 siswa dari 50 SMA dan SMK di 14 kota/kabupaten di Indonesia.

Dalam program ini, para siswa dibekali dengan keterampilan esensial untuk memulai bisnis, mengelola keuangan pribadi, merencanakan karier masa depan, serta menciptakan inovasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar tetapi juga menyelesaikan isu lingkungan.

Head of Enabling Social Equity Z Zurich Foundation, Adriana Poglia mengatakan, program ini membuka akses bagi generasi muda terhadap pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan baru yang dapat membangun kepercayaan diri serta membantu mereka menyadari potensi yang dimiliki.

Baca juga : Zurich Syariah Genjot Asuransi Kendaraan Mikro Jelang Lebaran 2025

“Kompetisi ini merupakan kesempatan luar biasa bagi generasi muda untuk menunjukkan talenta mereka sekaligus memperluas wawasan,” katanya, dikutip Rabu, 19 Maret 2025.

Edukasi Kewirausahaan untuk Masa Depan Inklusif

Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner mengungkapkan, edukasi kewirausahaan bagi generasi muda dapat membuka peluang ekonomi baru serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, damai, dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi Zurich Indonesia dan Z Zurich Foundation atas dukungan dalam membimbing dan mengembangkan potensi siswa untuk menjadi inovator dan pemimpin masa depan,” jelasnya. 

Baca juga : Hadirkan Solusi Keuangan, Bank Mayapada dan Zurich Life Perpanjang Kerja Sama Bancassurance

Melalui Zurich Entrepreneurship Program, pelajar asal SMAN 4 Denpasar, yang tergabung dalam tim wirausaha Iuventa Student Company (SC), berhasil meraih juara ketiga dalam ajang 2025 Junior Achievement (JA) Asia Pacific Company of the Year Competition yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang, pada 10–14 Maret lalu.

Prestasi ini menegaskan keunggulan inovasi dan ketangguhan generasi muda Indonesia dalam dunia bisnis dan kewirausahaan.

Diketahui, kompetisi ini mempertemukan 21 kelompok bisnis siswa terbaik dari 12 negara di kawasan Asia Pasifik untuk mempresentasikan bisnis inovatif mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari para pemimpin industri dan profesional bisnis terkemuka. 

Dengan produk B-IU Shoe Cleaner, paket alat dan bahan pembersih sepatu berbahan dasar limbah kulit pisang, Iuventa SC menonjol melalui model bisnisnya yang berkelanjutan, inovatif, dan memiliki dampak sosial nyata.

Dukungan Zurich untuk Generasi Muda

Country Manager Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi luar biasa yang diraih oleh Iuventa SC di tingkat internasional.

“Kami sangat bangga atas pencapaian luar biasa dari Iuventa SC di tingkat internasional. Keberhasilan mereka mencerminkan potensi besar generasi muda Indonesia dalam menciptakan solusi bisnis yang berkelanjutan dan berdampak sosial,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

40 mins ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

47 mins ago

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

1 hour ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

2 hours ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

3 hours ago