Jakarta – Salah satu perusahaan asuransi ternama di Tanah Air, Zurich Indonesia, mencatatkan peningkatan pertumbuhan nasabah hingga 100.000 jiwa di kuartal I 2023. Sampai saat ini, Zurich Indonesia melalui tiga entitas bisnisnya, yakni PT Zurich Topas Life, PT Zurich General Takaful Indonesia, dan PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, telah memimiliki total jumlah nasabah sebanyak 3.500.000 yang tersebar di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Zurich Asuransi Indonesia, Edhi Tjahja Negara, menyampaikan bahwa peningkatan pesat pertumbuhan jumlah nasabah Zurich Indonesia itu tak bisa dilepaskan dari upaya pengembangan produk dan layanan yang berpusat pada pemenuhan kebutuhan masyarakat akan asuransi di zaman sekarang.
“Semua yang kami lakukan, kami berkomitmen, berfokus untuk memberikan layanan produk dan inovasi yang berpusat pada para nasabah kami di seluruh Indonesia. Saat ini, kami memiliki sekitar 3.500.000 konsumen aktif di seluruh Indonesia. Dan di kuartal pertama 2023, kami juga mencatatkan pertumbuhan jumlah nasabah yang sangat kuat, dimana kami mencatatkan hampir 100.000 nasabah baru di Q1 2023,” ujar Edhi, pada acara diskusi media di Jakarta, Kamis, 25 Mei 2023.
Di samping itu, Edhi juga membeberkan bahwa sepanjang 2022, Zurich Indonesia telah membayarkan total klaim nasabah sebesar Rp1,3 triliun. Dengan rincian, pada Zurich General Takaful Indonesia sebesar Rp85,6 miliar, Zurich Topas Life sebesar Rp99,7 miliar, dan Zurich Asuransi Indonesia atau umum sebesar Rp1,1 triliun.
Menurut Edhi, besarnya total klaim yang sudah dibayarkan Zurich Indonesia sepanjang 2022 adalah sumbangsih dari pengembangan inovasi teknologi yang diterapkan Zurich Indonesia dalam sistem pembayaran klaimnya selama ini.
Ia lalu optimistis bahwa Zurich Indonesia yang pada 2022 mencatatkan pertumbuhan laba 10% untuk Zurich Asuransi Indonesia, 125% untuk Zurich General Takaful Indonesia, dan 101% untuk Zurich Topas Life, akan terus mencatatkan kinerja yang positif di tahun ini seiring dengan sudah normalnya aktivitas masyarakat dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi paska pandemi.
“Dengan dukungan dari nasabah kami, serta rekan-rekan media semua, portofolio kami di 2022 dapat bertumbuh secara kuat. Dan kami optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan di tahun-tahun mendatang,” tutup Edhi. Steven Widjaja
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More