Nasional

Zulhas Sebut 16.000 Kopdes Sudah Bisa Cairkan Dana di Himbara

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan, penyaluran dana untuk 16.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sudah siap dicairkan oleh bank Himbara.

Hal ini menyusul langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun ke bank Himbara, di mana sebagian dananya dapat digunakan untuk modal 16.000 kopdes yang siap beroperasi. 

“Sebagian, nggak semuanya ya. Sebagian paling nggak untuk 16.000 (kopdes) kita minta. 16.000 yang sudah siap,” ujar Zulhas, dinukil ANTARA, Selasa, 16 September 2025.

Baca juga: Kemenkop Gandeng Akademisi Percepat Operasionalisasi 80.000 Kopdes Merah Putih

Zulhas menambahkan, saat ini Kopdes telah memiliki kejelasan mengenai pendanaan dan aturan. Ia meminta kopdes di seluruh Indonesia segera memanfaatkan dana tersebut untuk modal usaha.

“Jadi modalnya sudah ada, tolong disebarluaskan agar teman-teman Kopdes yang sudah 80 ribu menanti lama, uangnya sekarang sudah ada. Tinggal disiapkan dengan baik, nanti ada proposal sederhana untuk menyampaikan ke perbankan terkait usaha yang akan dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan bahwa setiap Kopdes memiliki plafon pinjaman hingga Rp3 miliar.

Ia menyebut sekitar kurang lebih 1.064 kopdes yang sudah memenuhi persyaratan dan kelengkapan kelembagaan sudah dapat mencairkan dananya.

“Yang 1.000 kopdes, ada sekitar Rp1 triliunan hari ini sudah bisa dicairkan, terus kemudian berlanjut, sambil menunggu yang Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang baru, 16.000 kopdes merah putih sudah bisa dibantu pencairannya menggunakan ini,” ujar Ferry.

Baca juga: Rp16 Triliun Dana APBN Siap Disalurkan Himbara ke Kopdes Merah Putih

Diketahui, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mencairkan dana pemerintah senilai Rp200 triliun ke lima bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada Jumat, 12 September 2025.

Kelima bank itu adalah PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI), dan PT Bank Mandiri Persero Tbk dengan nilai dana masing-masing sebesar Rp55 triliun.

Kemudian, PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) Rp25 triliun, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Rp10 triliun. (*) 

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

6 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

6 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

6 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

6 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

10 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

13 hours ago