Internasional

Zohran Mamdani Ukir Sejarah Terpilih Sebagai Wali Kota Muslim Pertama New York

Poin Penting

  • Zohran Mamdani mencetak sejarah sebagai wali kota Muslim pertama dan termuda New York City dengan raihan suara 51,5 persen.
  • Fokus kampanye Mamdani mencakup layanan sosial, bus gratis, perumahan terjangkau, dan kenaikan upah minimum menjadi 30 dolar AS per jam pada 2030.
  • Pendanaan program dilakukan lewat kenaikan pajak korporasi dan pajak penghasilan tinggi, serta ia menegaskan sikap politik terhadap isu global Gaza.

Jakarta – Zohran Mamdani, politikus Partai Demokrat, resmi terpilih menjadi Wali Kota New York City. Ia mengukir sejarah sebagai wali kota Muslim pertama sekaligus juga wali kota termuda di New York dalam lebih dari satu abad.

Mamdani unggul dengan perolehan suara 51,5 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding para pesaingnnya, yakni mantan Gubernur Demokrat New York Andrew Cuomo dengan 40 persen, dan kandidat dari Partai Republik, Curtis Sliwa, dengan 8 persen suara.

“Pada 1 Januari, saya akan dilantik sebagai Wali Kota New York City,” kata Mamdani di hadapan para pendukungnya, Rabu dini hari waktu setempat, dinukil ANTARA, Rabu, 5 November 2025.

Baca juga: Tiba di New York, Donald Trump Hadapi Sidang Tuntutan Pengadilan

Mamdani menyampaikan tekadnya untuk menjadi model nasional bagi sesama Demokrat dalam upaya mengalahkan Presiden Donald Trump melalui pemungutan suara. Ia juga menyampaikan harapan terbaik bagi pesaing utamanya, Andrew Cuomo, yang kini kembali ke kehidupan pribadi.

“Biarlah malam ini menjadi terakhir kalinya saya menyebut namanya saat kita menutup bab politik yang meninggalkan banyak orang dan hanya bertanggung jawab kepada segelintir pihak,” pungkasnya. 

Dalam kampanyenya, Mamdani berfokus pada isu keterjangkauan dan layanan sosial. Ia menjanjikan bus gratis, penitipan anak universal, toko kelontong yang dikelola kota, dan perumahan dengan harga sewa stabil.

Kebijakan Ekonomi dan Isu Global

Mamdani juga berencana menaikkan upah minimum menjadi 30 dolar AS (sekitar Rp502.000) per jam pada 2030, naik dari 16,50 dolar AS (Rp276.000) saat ini.

Baca juga : Presiden Prabowo Naikkan Upah Minimum 6,5 Persen, Begini Tanggapan Analis

Program ambisiusnya tersbeut akan dibiayai melalui kenaikan pajak korporasi menjadi 11,5 persen dan pajak penghasilan tambahan 2 persen bagi warga berpenghasilan lebih dari 1 juta dolar AS per tahun.

Ia juga menegaskan sikap politik globalnya dengan menyatakan akan memerintahkan Departemen Kepolisian New York (NYPD) untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika memasuki kota, mengacu pada surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional terkait dugaan kejahatan perang di Gaza. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

6 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

6 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

7 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

7 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

8 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

9 hours ago