Yusuf Mansur Mantap Beli Saham BRI Syariah
Jakarta – Niat Ustadz Yusuf Mansur untuk membeli saham PT Bank BRI Syariah Tbk (BRI Syariah) sepertinya telah terealisasikan. Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Operasional BRI Syariah Wildan.
Wildan menyebut, Yusuf Mansur masuk ke saham BRI Syariah melalui perusahaan miliknya PT Paytren Aset Manajemen (PAM) dan Koperasi Indonesia Berjamaah (Kopindo) yang dikelola oleh Yusuf Mansur.
“Alokasinya kemarin belum besar karena masuknya di pooling dan di ritel. Dan Kopindo itu masuk di ritel, dengan montrak pengelolaan dana (KPD),” jelas Wildan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Rabu 9 Mei 2018.
Baca juga: BRI Syariah Resmi Melantai di Bursa
Selain itu Presiden Direktur PT Bahana Sekuritas Feb Sumandar juga membenarkan hal tersebut. Dirinya menyebut, bahwa Yusuf Mansur telah membeli saham BRI Syariah sekitar 20 persen dari penawaran saham sebesar 2,623 miliar lembar yang telah dilepas oleh BRI Syariah.
“Iya dia (Yusuf Mansur) merealisasikan. Dia minat tinggi tapi karena kami oversubscribed pasti ada alokasi. Alokasi ke Yusuf mansyur dan investor lain,” jelas Feb
Sebagai informasi, pada hari ini BRI Syariah telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode efek BRIS. BRIS adalah emiten ke 11 yang mencatatkan saham perdana di BEI pada tahun 2018 sekaligus emiten bank syariah dengan status anak perusahaan bank BUMN yang pertama.(*)
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More