News Update

Yusril Beri Bantuan Hukum ke Muamalat Selesaikan Kredit Macet

Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (Bank Muamalat) menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukumnya guna membantu menyelesaikan berbagai permasalahan Bank Syariah pertama di Indonesia itu khususnya di bidang hukum.

“Mulai bulan ini pak Yusril akan membantu bank muamalat dalam aspek yang berhubungan dengan aspek hukum,” ujar Direktur utama Bank Muamalat Achmad K. Permana di Muamalat Tower, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

Seperti diketahui dalam beberapa tahun terakhir Bank Muamalat tengah dililit permasalahan dengan berbagai debitur yang mengalami gagal bayar. Salah satunya adalah pemberian revolving line facility sebesar Rp125 miliar kepada Delta Merlin Dunia Textile (DMDT), anak usaha Duniatex.

Selain itu, Bank Muamalat juga memberikan pembiayaan ke perusahaan properti di Jawa Barat, PT Hastuka Sarana Karya (HSK) yang sedang tahap sengketa dengan bank lain karena agunan dipakai untuk pengajuan kredit beberapa bank.

“Harapan kita dalam dua tahun ke depan semua persoalan hukum yang dihadapi bank muamalat terhadap nasabahnya bisa diselesaikan sebaik-baiknya,” jelas Yusril.

Per September 2019, non performing financing (NPF) gross bank muamalat mencapai 5,64 persen. Besarnya NPF tersebut turut menggerus laba bersih Bank Muamalat hingga turun 93,44 persen menjadi Rp7,34 miliar dari Rp111,8 miliar di tahun sebelumnya. (*) Dicky F Maulana

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

9 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

10 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

10 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

10 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

10 hours ago