Ekonomi dan Bisnis

Yohanes Abimanyu Kembali Pimpin Pefindo Biro Kredit

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PEFINDO Biro Kredit (IdScore) memutuskan untuk kembali mengangkat Yohanes Arts Abimanyu sebagai direktur utama perseroan untuk dua tahun ke depan sampai 2024. Keberhasilannya memimpin IdScore sejak awal beroperasi di 2017 ditandai dengan pencapaian indikator kinerja secara signifikan seperti permintaan laporan perkreditan (inquiry) dengan tingkat pertumbuhan tahunan secara gabungan (CAGR) sebesar 95%.

Selain mengangkat kembali Yohanes sebagai dirut, RUPSLB juga mengangkat kembali Wahyu Trenggono sebagai direktur perseroan. Kemdian, ditunjuk juga Hasan Fawzi sebagai komisaris utama, Hendy Sulistyowati sebagai komisaris, dan Anis Radianis sebagai direktur teknologi Informasi yang masing-masing menggantikan Hamdi Hassyarbaini, Endang Kussulanjari Tri Subari dan Mohammad Mukhlis dengan masa bakti sampai 2026.

Pengakuan atas keberhasilan IdScore sejak 2017 juga ditandai dengan berbagai penghargaan yang berhasil diraih, yaitu Excellence in Finance Leader 2019 oleh Finext Award & Conference 2019 oleh Finext Award & Conference 2019 di Singapura, Risk Innovation and Risk Technology Award 2019 oleh The ASEAN Risk Awarnd 2019, Top GRC Award 2020, dan yang terbaru adalah The Best GRC for Corporate in Operation 2022 serta The Best Chief Executive Office of the Year 2022 dari BusinessNews Indonesia.

“Kami bersyukur atas pencapaian kinerja positif ini dan terpenuhinya target yang ditetapkan meski kondisi belum sepenuhnya pulih akibat imbas pandemi,” kata Yohanes dalam pernyataannya, Selasa, 16 Agustus 2022.

Selain itu, alasan perpanjangan masa jabatan Yohanes dikarenakan adanya total pendapatan usaha sebesar 81% dan pencapaian laba bersih tiga tahun berturut-turut sejak 2019 dengan CAGR 19%. Dia juga mengatakan bahwa penyegaran manajemen yang dilakukan merupakan upaya menjaga kinerja perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis ke depan yang akan diwarnai berbagai tantangan. (*) Fatin

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KPK, Ilusi Kerugian Negara, dan Bahaya “Narasi Paksa” dalam Kasus Dana Nonbujeter Bank BJB

Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More

3 hours ago

Apakah Benar AS Keluar dari PBB? Cek Faktanya Berikut Ini

Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More

8 hours ago

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Jadi Sorotan, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More

8 hours ago

4 WNI Dilaporkan Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon Afrika

Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More

8 hours ago

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

10 hours ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

10 hours ago