Nasional

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting

  • YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk menjaga pasokan BBM dan LPG selama mudik Lebaran 2026.
  • Pertamina menyiapkan ribuan infrastruktur energi, termasuk 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, serta layanan tambahan seperti Motorist BBM dan mobil tangki siaga.
  • YLKI meminta Pertamina memastikan distribusi merata, menjaga kualitas dan takaran BBM, serta merespons cepat keluhan konsumen.

Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meyakini langkah PT Pertamina (Persero) membentuk Satgas Ramadan dan Idulfitri sebagai upaya positif untuk menjaga pasokan energi selama periode mudik Lebaran 2026.

Ketua YLKI Niti Emiliana mengatakan satgas yang bertugas mulai 9 Maret hingga 1 April 2026 itu diharapkan mampu memastikan distribusi BBM dan LPG tetap lancar di seluruh Indonesia.

“YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina merupakan langkah yang baik dan positif,” kata Niti dalam keterangannya, Minggu, 15 Maret 2026.

Baca juga: Pertamina Imbau Masyarakat Tak Beli BBM Berlebihan Selama Ramadan dan Lebaran 2026

Menurutnya, momentum Lebaran biasanya memicu lonjakan mobilitas masyarakat sehingga konsumsi energi meningkat signifikan. Karena itu, kesiapan distribusi dan pasokan menjadi faktor penting.

“Dalam kondisi ini, penggunaan BBM dan LPG tentu meningkat secara signifikan. Karena itu, kesiapan distribusi menjadi penting,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran distribusi energi, Pertamina menyiapkan 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, 6.662 agen LPG, 757 SPBE, serta 223 agen minyak tanah.

Selain itu, perusahaan juga menyiagakan 96 unit layanan modular BBM, 62 Kiosk Pertamina, 200 unit Motorist BBM, serta 200 mobil tangki dalam kondisi siaga.

Catatan YLKI untuk Pertamina

Dari sisi perlindungan konsumen, YLKI menilai langkah tersebut penting untuk memastikan kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi energi.

Meski demikian, YLKI memberikan sejumlah catatan kepada Pertamina, antara lain memastikan distribusi merata di jalur mudik, menjaga kualitas dan takaran energi, serta merespons cepat keluhan konsumen.

Baca juga: Update Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Terbaru Pekan Kedua Maret 2026

YLKI juga menilai positif penyediaan fasilitas Serambi MyPertamina yang tersebar di berbagai titik perjalanan pemudik. Dengan total 43 titik di rest area tol, jalur non-tol, bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api, fasilitas ini dinilai memberikan kenyamanan tambahan bagi masyarakat.

“Serambi MyPertamina menjadi penawaran layananan tambahan yang lebih istimewa untuk konsumen. Konsumen bisa memanfaatkan fasilitas tersebut, seperti cek kesehatan,  kursi pijat, dan sebagainya,” jelasnya.

Selain itu, Niti berharap pemerintah dan Pertamina dapat terus menjaga ketahanan energi nasional secara berkelanjutan di tengah dinamika geopolitik global. 

“Jadi, bukan hanya saat momentun Lebaran saja,” tandasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

2 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

7 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

10 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

15 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

15 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

17 hours ago