News Update

Yayasan GoTo Merah Putih Siap Sejahterakan Keluarga Mitra

Poin Penting

  • GoTo Resmikan Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) — sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan mitra dan keluarganya.
  • Fokus Program Perdana: Anak Mitra GoTo — melalui Beasiswa GoTo Merah Putih yang kini diperluas ke jenjang S1 dengan total 100 penerima baru.
  • YGMP berkolaborasi dengan komunitas YASSA GOPAY memberikan santunan rutin kepada 1.400 anak yatim.

Jakarta – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi meluncurkan Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) sebagai wujud nyata dari semangat untuk mendengarkan, melindungi, dan menyejahterakan keluarga besar mitra GoTo.

Yayasan GoTo Merah Putih bukan hanya berfokus pada mitra, tapi juga keluarga mereka, dalam rangka mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Sejalan dengan semangat gotong royong dan kebangkitan bersama, YGMP, yang sebelumnya bernama GoTo Impact Foundation, menjadi tonggak baru dalam komitmen GoTo untuk memperkuat kesejahteraan keluarga mitra. Hal ini dilandasi keyakinan bahwa keluarga yang kuat adalah fondasi utama kesejahteraan mitra dan kemajuan bangsa.

“Jadi, untuk program pertama, peluncuran Yayasan GoTo Merah Putih kita berkonsertasi pada program anak, karena kami sadar bahwa anak adalah sumber pengharapan dari para mitra kami untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa depan,” ujar Ketua Yayasan GoTo Merah Putih, Amelia Sutanto saat peluncuran YGMP di Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025.

Baca juga: GOTO Kantongi Pinjaman Rp4,65 Triliun, Ini Rencana Penggunaannya

Terkait program untuk anak, YGMP memperkenalkan rangkaian program komprehensif yang berfokus pada buah hati keluarga mitra Gojek, yang mencakup tiga aspek utama kehidupan, yakni pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Pertama, aspek pendidikan yakni melalui Beasiswa GoTo Merah Putih. Bekerja sama dengan Universitas Paramadina, Politeknik Sriwijaya Palembang, Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Surabaya, Politeknik Ujung Semarang, dan Politeknik Negeri Malang, YGMP membantu 87 anak-anak mitra meraih pendidikan tinggi.

Sebelum berdirinya YGMP, GoTo telah memiliki program edukasi untuk para buah hati mitra. Namun, setelah berdirinya YGMP, cakupan jumlah penerima beasiswa maupun scope jenjang pendidikan perguruan tinggi diperluas dari jenjang D3 ke S1 di berbagai universitas terkemuka.

“Sebelumnya hanya politeknik. Hari ini kami memperlebar ke S1 perguruan tinggi, terutama di universitas negeri dan juga Universitas Paramadina. Tahun ini, totalnya ada 100 penerima beasiswa baru yang mendapatkan program beasiswa dari YGMP,” jelas Amelia.

Aspek berikutnya ialah kesehatan atau nutrisi. Melalui program Sahabat Gizi GoTo Merah Putih, GoTo menyadari bahwa kesejahteraan keluarga mitra juga berangkat dari asupan gizi yang cukup dan bernutrisi.

Dengan mekanisme yang sederhana dan mudah dijangkau, mitra akan menerima voucher yang dapat digunakan di merchant terpilih di sekitar tempat tinggal setiap hari. Sekarang, program ini sedang dalam tahap uji coba dengan menargetkan pemberian makanan bergizi kepada 1.000 mitra per hari.

Para mitra bisa mendapatkan voucher yang bisa digunakan di merchant pilihan pada fitur Gojek Swadaya di aplikasi Go Partner. GoTo melalui YGMP menyeleksi merchant UMKM dalam program nutrisi ini, untuk memastikan bahwa merchant UMKM yang tergabung dalam program ini menyediakan makanan yang aman dikonsumsi bagi anak.

“Di situ nanti ada voucher sejumlah Rp15.000. Itu kita bisa scan untuk kita tukarkan transaksi di merchant-merchant terdekat dengan lokasi kita, dengan radius sekitar 2 km,” sebut salah satu mitra driver penerima manfaat Sahabat Gizi GoTo Merah Putih, Ronal Andri.

Ronal menambahkan, program nutrisi berupa voucher dari YGMP itu sangat membantu keluarganya dalam memberikan makanan bernutrisi kepada dua buah hatinya yang masih berusia 9 dan 12 tahun. Ia pun berharap program ini dapat diperluas lagi dalam aspek jumlah merchant ke depannya.

Aspek berikutnya adalah sosial melalui santunan Yayasan Salam Satu Aspal Gojek Peduli Anak Yatim (YASSA GOPAY). Program ini memberikan santunan serta dukungan bagi anak-anak yatim dari Almarhum Mitra Gojek setiap bulan, agar tetap memiliki harapan dan semangat untuk melanjutkan pendidikan.

Pengurus YASSA GOPAY, Ahmad Sahmani menjelaskan, GOPAY yang sebelumnya masih berbentuk komunitas mulai didirikan pada September 2015, dipicu oleh meninggalnya salah satu driver mitra Gojek saat itu yang meninggalkan satu putra. Dari sinilah, pihaknya terus melanjutkan tradisi baik memberikan santunan dan uang jajan setiap bulan bagi anak-anak mitra driver Gojek yang ditinggal “pergi” oleh orang tuanya.

“10 tahun usia GOPAY di 2025 ini, satu apresiasi buat kita dari YGMP atau GoTo ternyata kita diperhatikan perusahaan yang memang menjadi ekosistem kita, antara mitra dengan perusahaan,” papar Ahmad.

Baca juga: GoTo Tegaskan Tak Punya Hubungan dengan Nadiem Tersangka Korupsi Chromebook

Ahmad mengungkapkan telah ada 1.400 anak yatim hingga kini yang menerima manfaat dari GOPAY. Dalam pemberian santunan ini, komunitas GOPAY dan YGMP berkolaborasi, dengan skema 1:1, yakni nilai total donasi yang terkumpul dari para mitra setiap bulannya akan ditambahkan kembali oleh YGMP dengan nilai dana yang sama.

“Misalnya, kita terkumpul Rp70 juta dari para mitra, YGMP akan memberikan Rp70 juta lagi,” beber Ahmad.

Ahmad menambahkan, pihaknya rutin melakukan rapat pembahasan laporan keuangan dengan pihak GoTo setiap akhir bulan, untuk memastikan transparansi penyaluran dana donasi. YASSA GOPAY sendiri hingga kini telah menyalurkan dana total kepada anak yatim dari para mitra driver sebesar Rp141 juta di seluruh Indonesia.

Peluncuran YGMP berlangsung di kantor Gojek, Jakarta, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, dan dihadiri oleh ratusan mitra beserta keluarga mereka. Momen ini sekaligus menandai wisuda 11 penerima beasiswa dari enam perguruan tinggi di Indonesia. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago