News Update

XL Tidak Bagi Dividen Untuk Kinerja 2017

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT XL Axiata Tbk (XL) menyepakati, tidak ada pembagian dividen buat pemegang saham untuk kinerja tahun buku 2017.

Dalam RUPST tersebut pemegang saham setuju penetapan penggunaan laba tahun berjalan yang dibulatkan sebesar Rp375.24 miliar, sebagai cadangan umum dan saldo laba ditahan (Retained Earnings).

Adapun rinciannya, dari jumlah itu untuk cadangan umum sebagaimana disyaratkan UU No. 40 Tahun 2007 sebesar Rp100 juta dan sisanya yang dibulatkan sebesar Rp375.14 miliar akan dicatat sebagai saldo laba ditahan.

“Hal itu kita lakukan untuk mendukung pengembangan usaha. Sehingga tidak ada pembagian dividen kepada pemegang saham dikarenakan kebutuhan Perseroan untuk melaksanakan investasi,” kata Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini, di Jakarta, Jumat, 9 Maret 2018.

Selain soal penggunaan laba, dalam RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Direktur XL, Willem Lucas Timmermans dan Komisaris Perseroan Mohd Khairil Kevin Loh bin Abdullah mengakhiri jabatannya.

Baca juga: Pendapatan XL Naik 7% di 2017

Selain menyetujui pengakhiran masa jabatan Timmermans selaku Direktur perusahaan dan Mohd. Khairil Abdullah selaku komisaris perusahaan, Rapat juga.menyetujui perubahan status David R. Dean dari komisaris independen menjadi komisaris perseroan, serta mengangkat Bapak Julianto Sidarto sebagai komisaris independen.

Berikut jajaran dan direksi XL setelah adanya pergantian :

Direksi

Presiden Direktur : Dian Siswarini
Direktur : Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin
Direktur : Allan Bonke
Direktur : Abhijit Jayant Navalekar
Direktur Independen : Yessie Dianty Yosetya

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris : Muhamad Chatib Basri
Komisaris : Tan Sri Jamaludin bin Ibrahim
Komisaris : Vivek Sood
Komisaris : Kenneth Shen
Komisaris : Peter John Chambers
Komisaris : David Robert Dean
Komisaris Independen : Yasmin Stamboel Wirjawan
Komisaris Independen : Muliadi Rahardja
Komisaris Independen : Julianto Sidarto (*)

Apriyani

Recent Posts

IHSG Ditutup Menguat 1 Persen Lebih pada Posisi 8.748

Poin Penting IHSG perdagangan perdana 2026 ditutup menguat 1,17% ke level 8.748,13 dengan nilai transaksi… Read More

4 hours ago

Bos BEI Bidik Pasar Modal Indonesia Masuk Top 10 Bursa Dunia

Poin Penting BEI menargetkan pasar modal RI masuk 10 besar bursa dunia pada 2030 melalui… Read More

7 hours ago

Purbaya: Akhir 2026 IHSG Berpotensi Tembus 10.000, Ini Kalkulasinya

Poin Penting Menkeu Purbaya optimistis IHSG tembus 10.000 pada akhir 2026, meski penutupan 2025 hanya… Read More

7 hours ago

Prabowo Kembali Absen di Pembukaan Perdagangan BEI, Begini Kata Purbaya

Poin Penting Presiden Prabowo kembali absen di pembukaan perdagangan BEI 2026 karena menjalani kunjungan kerja… Read More

7 hours ago

PRB & Beyond

Oleh Wilson Arafat, Governance, Risk & Compliance (GRC) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) Specialist… Read More

8 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat ke Posisi 8.724

Poin Penting IHSG sesi I menguat 0,90% ke level 8.724,90 dengan nilai transaksi mencapai Rp11,86… Read More

9 hours ago